<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.musikator.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia » Rock</title>
	
	<link>http://www.musikator.com</link>
	<description>Indonesia Music Directory, featuring free downloads from the finest Indonesian independent bands.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Feb 2011 09:58:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en_us</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<copyright>2008-2009 </copyright>
	<managingEditor>robinmalau@gmail.com (Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia)</managingEditor>
	<webMaster>robinmalau@gmail.com (Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia)</webMaster>
	<image>
		<url>http://www.musikator.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
		<title>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia</title>
		<link>http://www.musikator.com</link>
		<width>144</width>
		<height>144</height>
	</image>
	<itunes:subtitle />
	<itunes:summary>Indonesia Music Directory, featuring free downloads from the finest Indonesian independent bands.</itunes:summary>
	<itunes:keywords />
	<itunes:category text="Music" />
	<itunes:author>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia</itunes:author>
	<itunes:owner>
		<itunes:name>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia</itunes:name>
		<itunes:email>robinmalau@gmail.com</itunes:email>
	</itunes:owner>
	<itunes:block>no</itunes:block>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://www.musikator.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.musikator.com/musikatorrock" /><feedburner:info uri="musikatorrock" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item>
		<title>GETAH</title>
		<link>http://www.musikator.com/getah/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/getah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 03:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=1271</guid>
		<description><![CDATA[GETAH terbentuk pada 1996. Kelompok asal Jakarta ini merupakan salah satu pelopor kawin silang antara Metal/Goth/Alternative di skena musik cadas Indonesia. Di awal kemunculannya Getah banyak dipengaruhi oleh Jane&#8217;s Addiction, Testament, Jimi Hendrix, Red Hot Chilli Peppers, serta Motley Crue. Setelah beberapa kali gonta-ganti personel pula sekumpulan demo, mereka memperoleh kesempatan bergabung dengan label mayor, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fgetah%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fgetah%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2009/03/getahmsktr.jpg" rel="shadowbox[sbpost-1271];player=img;" title="getahmsktr"><img class="size-full wp-image-1272 aligncenter" title="getahmsktr" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2009/03/getahmsktr.jpg" alt="Getah" /></a></p>
<p>GETAH terbentuk pada 1996. Kelompok asal Jakarta ini merupakan salah satu pelopor kawin silang antara Metal/Goth/Alternative di skena musik cadas Indonesia. Di awal kemunculannya Getah banyak dipengaruhi oleh Jane&#8217;s Addiction, Testament, Jimi Hendrix, Red Hot Chilli Peppers, serta Motley Crue.</p>
<p>Setelah beberapa kali gonta-ganti personel pula sekumpulan demo, mereka memperoleh kesempatan bergabung dengan label mayor, Warner Music Indonesia. Album penuh perdana bertajuk <em><strong>Getah</strong></em> yang terbit pada 1997 tersebut direkam di Jakarta dengan mixing/mastering di San Fransisco, AS.</p>
<p>Dengan formasi Jodie Gondokusumo (vokal), Marcel Marcive (bas, vokal latar), Beoy Feisal (gitar) serta Tyo Nugros (drum&#8212;menggantikan Reeve yang cabut ke AS beberapa saat sebelum album dirilis), selain sempat tampil di beberapa konser, juga berhasil merilis videoklip berjudul <em>Api</em>.</p>
<p>Tak cuma tenar di kalangan bawah tanah sebagai band Indonesia pertama berpenampilan Goth-Industrial serta aksi panggung + fashion yang khas, Getah juga mahsyur dengan keterkaitan kuat mereka dengan alkohol dan obat bius yang notabene berperan besar memunculkan friksi serius antar personel. Datangnya bencana cuma tinggal menunggu hari.</p>
<p>Benar saja, Beoy Feisal, gitaris eksentrik lagi brilian, meninggal secara mendadak pada senja 1998. Peter St. John, pemain keyboard yang sering membantu Getah, diminta mengisi posisi gitar utama. Tak lama sesudahnya, Tyo Nugros, pamit untuk bergabung denga Dewa 19.</p>
<p>Dalam kondisi bongkar pasang penggebuk drum, Getah pada 2001 sempat juga melahirkan mini album berformat kaset berisikan 2 lagu, <em><strong>Green Wine</strong></em> dan <em><strong>Missing</strong></em>. Pula, di tahun yang sama, satu tembang mereka, <em>Closing Chapter</em>, disertakan dalam soundtrack film &#8220;Gerbang 13&#8243;. Di periode ini juga pemain keyboard jazz ulung bernama Adra Karim direkrut masuk Getah.</p>
<p>Sengkarut ke berikut datang menyambut. Entah kebetulan entah sudah takdir, Closing Chapter bak sengaja ditujukan bagi Jodie Gondokusumo. Lagu tersebut tercatat menjadi lagu terakhirnya. Jodie wafat pada 2002 setelah pergumulan panjang dengan kondisi kesehatannya. Diterpa carut marut begitu maut, Getah memilih vakum dulu untuk sementara.</p>
<p>Seraya menjalani fase &#8220;bersih bersih&#8221; dari obat bius beserta laknat sejenis, Marcel Marcive berinisiatif mengambil alih posisi biduan sambil tetap bertanggungjawab pada bas. Sementara Agung Cakra Menggala diserahi tugas di departemen drum. Kongsi ini sempat menjelajah beberapa panggung di Yogya, Bogor &amp; Jakarta.</p>
<p>Di paruh akhir 2005, Oddie Octaviadi (gugus depan Syc Minded), pulang ke Indonesia setelah menghabiskan setengah hidupnya di AS. Lewat beberapa pertemuan non-formal dan sejumlah pertunjukan dengan menjadikan Oddie sebagai biduan, Getah pelan tapi pasti lahir kembali.</p>
<p>Oddie, Marcel, Peter &amp; Agung, bahu membahu menulis lagu baru, merombak ulang tembang lama, serta merestrukturisasi manajemen band. Materi anyar yang dikerjakan sepenuhnya di studio milik SoundX milik Peter, <em><strong>Release Is Peace</strong></em>, akhirnya dirilis pada Juni 2008 via label indie, Off The Records/Bravo Music. Namun sejenak setelahnya, Agung memutuskan mundur. Dan sang drummer legendaris mantan Pas Band, Richard Mutter, masuk menggantikan.</p>
<p>Tak cuma debut album Getah yang dianugerahi kehormatan sekelas &#8220;150 Best Indonesian Albums of All Time&#8221;, oleh majalah Rolling Stone Indonesia Release Is Peace diberi respek tinggi sebagai salah satu dari &#8220;10 Most Important Albums of 2008&#8243;.</p>
<p>The Getah revolution starts now!</p>
<p><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2009/03/getahlogo.jpg" rel="shadowbox[sbpost-1271];player=img;" title="getahlogo"><img class="size-full wp-image-1273 aligncenter" title="getahlogo" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2009/03/getahlogo.jpg" alt="Getah Logo" /></a><br />
<strong>DATA KELOMPOK</strong><br />
Nama: GETAH<br />
Tanggal/Tahun Berdiri: 1996<br />
Genre: Rock</p>
<p>Personel/Instrumen:<br />
1. Oddie Octaviadi (biduan, programming)<br />
2. Marcel Marcive (bas, vokal latar)<br />
3. Peter St. John (gitar, synthesizer)<br />
4. Richard Mutter (drum, visualisasi)</p>
<p><strong>KONTAK</strong><br />
Oddie Octaviadi<br />
Ponsel: +62811182392<br />
E-mail: <a href="mailto:GetahArmy@gmail.com">GetahArmy@gmail.com</a><br />
MySpace: <a href="http://www.myspace.com/getahlengket">http://www.myspace.com/getahlengket</a></p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
<span style="text-decoration: underline;">Album Penuh</span><br />
1. Getah<br />
Label: Warner Music Indonesia<br />
Tahun Terbit: 1997<br />
2. Release Is Peace<br />
Label: Off The Records/Bravo Music<br />
Tanggal/Tahun Terbit: Juni 2008<br />
<span style="text-decoration: underline;">Album Mini</span><br />
1. Green Wine (format kaset)<br />
Label: self-release<br />
Tahun Terbit: 2001<br />
3. Missing (format kaset)<br />
Label: self-release<br />
Tahun Terbit: 2001<br />
<span style="text-decoration: underline;">Original Soundtrack</span><br />
1. Gerbang 13<br />
Lagu: Closing Chapter<br />
Tahun Terbit: 2001</p>
<p><strong>INFO TAMBAHAN</strong><br />
Banyak dipengaruhi oleh: Jane&#8217;s Addiction, Testament, Jimi Hendrix, Red Hot Chilli Peppers, Motley Crue<br />
Raihan Penghargaan:<br />
1. Album Getah masuk daftar &#8220;150 Best Indonesian Albums of All Time&#8221;<br />
2. Album Release Is Peace masuk daftar &#8220;10 Most Important Albums of 2008&#8243;</p>
<p>______________________________</p>
<p><strong>SIMAK DAN UNDUH GETAH</strong></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/getah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Getah%20-%20Segitiga%20Bermimpi.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		


GETAH terbentuk pada 1996. Kelompok asal Jakarta ini merupakan salah satu pelopor kawin silang antara Metal/Goth/Alternative di skena musik cadas Indonesia. Di awal kemunculannya Getah banyak dipengaruhi oleh Jane’s Addictio[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		


GETAH terbentuk pada 1996. Kelompok asal Jakarta ini merupakan salah satu pelopor kawin silang antara Metal/Goth/Alternative di skena musik cadas Indonesia. Di awal kemunculannya Getah banyak dipengaruhi oleh Jane’s Addiction, Testament, Jimi Hendrix, Red Hot Chilli Peppers, serta Motley Crue.
Setelah beberapa kali gonta-ganti personel pula sekumpulan demo, mereka memperoleh kesempatan bergabung dengan label mayor, Warner Music Indonesia. Album penuh perdana bertajuk Getah yang terbit pada 1997 tersebut direkam di Jakarta dengan mixing/mastering di San Fransisco, AS.
Dengan formasi Jodie Gondokusumo (vokal), Marcel Marcive (bas, vokal latar), Beoy Feisal (gitar) serta Tyo Nugros (drum—menggantikan Reeve yang cabut ke AS beberapa saat sebelum album dirilis), selain sempat tampil di beberapa konser, juga berhasil merilis videoklip berjudul Api.
Tak cuma tenar di kalangan bawah tanah sebagai band Indonesia pertama berpenampilan Goth-Industrial serta aksi panggung + fashion yang khas, Getah juga mahsyur dengan keterkaitan kuat mereka dengan alkohol dan obat bius yang notabene berperan besar memunculkan friksi serius antar personel. Datangnya bencana cuma tinggal menunggu hari.
Benar saja, Beoy Feisal, gitaris eksentrik lagi brilian, meninggal secara mendadak pada senja 1998. Peter St. John, pemain keyboard yang sering membantu Getah, diminta mengisi posisi gitar utama. Tak lama sesudahnya, Tyo Nugros, pamit untuk bergabung denga Dewa 19.
Dalam kondisi bongkar pasang penggebuk drum, Getah pada 2001 sempat juga melahirkan mini album berformat kaset berisikan 2 lagu, Green Wine dan Missing. Pula, di tahun yang sama, satu tembang mereka, Closing Chapter, disertakan dalam soundtrack film “Gerbang 13″. Di periode ini juga pemain keyboard jazz ulung bernama Adra Karim direkrut masuk Getah.
Sengkarut ke berikut datang menyambut. Entah kebetulan entah sudah takdir, Closing Chapter bak sengaja ditujukan bagi Jodie Gondokusumo. Lagu tersebut tercatat menjadi lagu terakhirnya. Jodie wafat pada 2002 setelah pergumulan panjang dengan kondisi kesehatannya. Diterpa carut marut begitu maut, Getah memilih vakum dulu untuk sementara.
Seraya menjalani fase “bersih bersih” dari obat bius beserta laknat sejenis, Marcel Marcive berinisiatif mengambil alih posisi biduan sambil tetap bertanggungjawab pada bas. Sementara Agung Cakra Menggala diserahi tugas di departemen drum. Kongsi ini sempat menjelajah beberapa panggung di Yogya, Bogor &amp; Jakarta.
Di paruh akhir 2005, Oddie Octaviadi (gugus depan Syc Minded), pulang ke Indonesia setelah menghabiskan setengah hidupnya di AS. Lewat beberapa pertemuan non-formal dan sejumlah pertunjukan dengan menjadikan Oddie sebagai biduan, Getah pelan tapi pasti lahir kembali.
Oddie, Marcel, Peter &amp; Agung, bahu membahu menulis lagu baru, merombak ulang tembang lama, serta merestrukturisasi manajemen band. Materi anyar yang dikerjakan sepenuhnya di studio milik SoundX milik Peter, Release Is Peace, akhirnya dirilis pada Juni 2008 via label indie, Off The Records/Bravo Music. Namun sejenak setelahnya, Agung memutuskan mundur. Dan sang drummer legendaris mantan Pas Band, Richard Mutter, masuk menggantikan.
Tak cuma debut album Getah yang dianugerahi kehormatan sekelas “150 Best Indonesian Albums of All Time”, oleh majalah Rolling Stone Indonesia Release Is Peace diberi respek tinggi sebagai salah satu dari “10 Most Important Albums of 2008″.
The Getah revolution starts now!

DATA KELOMPOK
Nama: GETAH
Tanggal/Tahun Berdiri: 1996
Genre: Rock
Personel/Instrumen:
1. Oddie Octaviadi (biduan, programming)
2. Marcel Marcive (bas, vokal latar)
3. Peter St. John (gitar, synthesizer)
4. Richard Mutter (drum, visualisasi)
KONTAK
Oddie Octaviadi
Ponsel: +62811182392
E-mail: GetahArmy@gmail.com
MySpace: http://www.myspace.com/getahlengket
DISKOGRAFI
Album Penuh
1. Getah
Label: Warner Music Indonesia
Tahun Terbit: 1997
2. Release Is Peace
Label: Of[...]</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>THINKING STRAIGHT</title>
		<link>http://www.musikator.com/thinking-straight/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/thinking-straight/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 23:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=903</guid>
		<description><![CDATA[THINKING STRAIGHT adalah kontingen lawas aggressive hardcore asal Depok. Kuintet yang terdiri dari Hendri 8, Bonar x, Adit Straight, Donalfury7, Isan, selain mantap merangkul paham straight edge sejak 1996, juga secara musikal mengedepankan gitar nan melodik lagi harmonis, ditambahi lengkingan vokal garang. Belum lagi keberanian mereka menggabungkan antara 88&#8242; youth crew style dengan heavy metal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthinking-straight%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthinking-straight%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/11/tsmsktr.jpg" rel="shadowbox[sbpost-903];player=img;" title="tsmsktr"><img class="size-medium wp-image-904 aligncenter" title="tsmsktr" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/11/tsmsktr.jpg" alt="Thinking Straight" /></a></p>
<p>THINKING STRAIGHT adalah kontingen lawas aggressive hardcore asal Depok. Kuintet yang terdiri dari Hendri 8, Bonar x, Adit Straight, Donalfury7, Isan, selain mantap merangkul paham straight edge sejak 1996, juga secara musikal mengedepankan gitar nan melodik lagi harmonis, ditambahi lengkingan vokal garang. Belum lagi keberanian mereka menggabungkan antara 88&#8242; youth crew style dengan heavy metal di sana-sini. Sudah begitu, adalah garansi mosh pit bakal bersimbah peluh dijejali agresivitas positif setiap kali Thinking Straight beraksi di panggung. <span id="more-903"></span></p>
<p>Kabar termutakhir, mereka sedang masuk studio dalam rangka menggarap album paling anyar yang diharapkan bisa terbit pada 2009.</p>
<p>___________________________</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: THINKING STRAIGHT<br />
Tahun Berdiri: 1996<br />
Genre: Aggressive Hardcore</p>
<p>PERSONEL<br />
1. Hendri 8 (biduan)<br />
2. Bonar x (gitar)<br />
3. Adit Straight (bas)<br />
4. Donalfury7 (gitar)<br />
5. Isan (drum)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person: Wawan Fury<br />
Ponsel: +628569012592<br />
E-mail: <a href="mailto:wawanfury@yahoo.com" target="_blank">wawanfury@yahoo.com</a><br />
MySpace: <a href="http://www.myspace.com/thinkingstraight88" target="_blank">http://www.myspace.com/thinkingstraight88</a><br />
Alamat: Rumahijau Management &#8211; Jl. Mawar 2 no. 210, Depok 16432, Jawa Barat</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
Album Penuh<br />
1. Positive Crew (kaset)<br />
Label: Channel X Records<br />
Tahun Rilis: 2000<br />
Produser: Thinking Straight &amp; Channel X Records<br />
2. Positive Crew (re-released, cd)<br />
Label: Die Hard Collective (Hungaria)<br />
Tahun Rilis: 2001<br />
Album Kompilasi<br />
1. Bridging Oceans<br />
Label: Third Party Records (AS)<br />
Track 1: Independent Individual<br />
Track 2: We Won&#8217;t Stop<br />
Tahun Rilis: 2001<br />
2. Keep It United<br />
Label: Pinball Records<br />
Track: True to Yourself<br />
Tahun Rilis: 2001<br />
3. Fallen Angel<br />
Label: Blue Sky Records<br />
Track: Fear Spreader<br />
Tahun Rilis: 2002</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Gorilla Biscuits, Judge, Chain of Strength, Youth of Today, Project x, In My Eyes, Ten Yard Fight, Bold, Wide A Wake, Earth Crisis, Section 8, Out Last, Battery, Strife, Lost Sight, A Thousand Punch, Step Forward, Final Attack, Side Of Strength, Sick Of It All, Minor Threat, Walls of Jericho, Champion, Terror</p>
<p>____________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD THINKING STRAIGHT</strong></p>
<p><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-independent-individual.mp3" rel="shadowbox[sbpost-903];player=flv;width=500;height=0;">Thinking Straight &#8211; Independent Individual</a></p>
<p><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-positive-crew.mp3" rel="shadowbox[sbpost-903];player=flv;width=500;height=0;">Thinking Straight &#8211; Positive Crew</a></p>
<p><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-step-forward.mp3" rel="shadowbox[sbpost-903];player=flv;width=500;height=0;">Thinking Straight &#8211; Step Forward</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/thinking-straight/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-independent-individual.mp3" length="2432104" type="audio/mpeg" />
		<enclosure url="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-positive-crew.mp3" length="1795134" type="audio/mpeg" />
		<enclosure url="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/12/thinking-straight-step-forward.mp3" length="1523879" type="audio/mpeg" />
	</item>
		<item>
		<title>CUPUMANIK</title>
		<link>http://www.musikator.com/cupumanik/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/cupumanik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 02:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=866</guid>
		<description><![CDATA[Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemunculannya di kota Kembang Bandung, Cupumanik tampil sebagai band cover song lagu-lagu semacam: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fcupumanik%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fcupumanik%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-867 aligncenter" title="cupumanikbandphoto" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/11/cupumanikbandphoto.jpg" alt="Cupumanik" /></p>
<p>Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemunculannya di kota Kembang Bandung, Cupumanik tampil sebagai band cover song lagu-lagu semacam: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, Foo Fighters sampai Alice in Chains.<span id="more-866"></span></p>
<p>Tepat ketika musik grunge sedang bergulir di era itu, Cupumanik mulai dikenal sebagai bintang tamu di banyak acara musik grunge, sebut saja acara grunge pertama dan terbesar di Bandung yang sangat fenomenal yaitu &#8220;Grungy&#8221;, di event tersebut Cupumanik menarik banyak perhatian dari publik musik Bandung. Setelah itu mulailah merambah job manggung ke kampus-kampus, pensi, off air radio dan cafe yang sengaja membuat event seperti &#8220;99% Grunge&#8221;, &#8220;Seattle Sound Nite&#8221;.</p>
<p>Di tahun 1999, Cupumanik sudah mulai mengenalkan musik mereka sendiri, mereka sudah mulai memiliki keinginan kuat untuk mencari bentuk dan identitas musikal mereka. Lagu yang pertama kali diciptakan adalah berjudul <em>Kuyup</em>, sebuah penjelajahan musikal yang sangat blues dengan lirik yang sangat personal, mengenai deskripsi estetika sex. Lagu kedua yaitu <em>Tentang Abu-Abu</em>, sebuah lirik instrospektif mengenai diri yang sedang &#8220;high&#8221; tiba-tiba tersadar mendengar senandung adzan magrib. Lalu <em>Aib</em> sebuah lagu yang tercipta karena sebuah kondisi nyata seorang teman wanita yang dibuang keluarga dengan kisah hamil di luar nikah. Lagu <em>Aib</em>-lah yang membuat band ini makin dikenal, setelah lagu ini masuk ke dalam chart indie di radio.</p>
<p>Di tahun 2001, band ini makin menemukan bentuk musikalnya, fondasipun semakin kuat didukung personel yang makin solid setelah berganti-ganti personel sebelumnya. Che dan Iyak akhirnya menemukan Rama (gitar), Eski (gitar) dan Dony (drum). Single <em>Maha Rencana</em> di-publish oleh salah satu majalah sub culture bernama Ripple, dalam sebuah kaset dari bonus majalah mereka. Single <em>Maha Rencana</em>-lah sebuah tiket menuju scene music Bandung yang sangat heterogen dan besar persaingannya.</p>
<p>Rencana untuk merilis album sendiri dengan jalan independen akhirnya buyar setelah ada tawaran dari label major Sony Music, tawaran pertama dari mereka adalah membuat split album, side A CUPUMANIK dan side B adalah band Jakarta SAINT LOCO. Tawaran itu ditolak Cupumanik, tak lama setelah lobby-lobby panjang dengan Sony Music, label major lokal Aquarius Musikindo langsung menawari mereka full album di bawah bendera Pop Music/Aquarius. Tahun 2004 Cupumanik resmi bergabung dengan Aquarius untuk 2 album. Debut album major bertitel <em><strong>Cupumanik</strong></em> akhirnya rilis secara nasional pada April 2005. Dengan single pertama <em>Maha Rencana</em>.</p>
<p>Sebelum rilis album, di tengah-tengah masa rekaman album, Cupumanik melakukan rangkaian tour bersama band alternative /RIF yang juga asal Bandung, tour 5 kota di mulai dari kota Surabaya, berlanjut ke Malang, Yogyakarta, Cirebon dan berakhir di Jakarta. Di tahun 2005 akhir, band ini masuk kedalam album soundtrack film &#8220;Dealova&#8221; dengan single <em>Perkenankan Aku Mencintainya</em>, sebuah lirik yang memaparkan hubungan pelik sepasang kekasih yang berbeda agama. Single kedua dengan judul <em>Bukan Saat Ini</em> diluncurkan di akhir 2006, dan lagu ini pun masuk sebagai soundtrack film layar lebar &#8220;Ada Aku Kamu Ada&#8221;, di bulan Mei 2008.</p>
<p>Konsep &#8220;Love, Live and Empatyhy&#8221; menjadi tag line atau slogan yang sengaja dihembuskan kepada publik dan media sebagai sebuah slogan representatif atau gambaran lirik-lirik yang terkandung di album pertama mereka. Media bahkan menyebut mereka sebagai &#8220;sebuah band empathy rock&#8221;, &#8220;Band Grunge dari Bandung&#8221; dan ungkapan lain dari media seperti &#8220;Seattle Rock on Acid&#8221;. Publik grunge lokal, komunitas grunge di Jakarta, Bandung, Palembang, Cirebon, Bogor mengundang show mereka atas nama musik grunge, dan Cupumanik berkali-kali tampil sebagai headline dalam acara grunge seperti &#8220;Pearl Jam Nite&#8221; dengan sambutan yang sangat baik.</p>
<p>Saat ini Cupumanik sedang mengumpulkan materi album kompilasi yang akan diproduksi oleh PMI (Palu Musik Indonesia), sebuah label milik Pay BIP. Album itu akan diramaikan oleh Pay BIP, The Flowers, Private Harmony dan beberapa band dari komunitas Vacuum Noise, sebuah komunitas musik dari band-band yang pernah diproduseri Pay. Album kedua akan digarap setelah proyek kompilasi di pertengahan 2009, yang rencananya akan di produksi dengan jalan independent. Karena Cupumanik sudah dalam proses resign dengan label Aquarius. Tema lirik masih di seputar sikap personal dan reaksi terhadap keadaan politik, memperjuangkan mimpi, gumpalan kemarahan atas kondisi pembodohan karya, relasi sosial dan pengalaman metafis transendental. Musik masih akan kental nuansa grunge, blues, modern rock dan sentuhan rock N roll.</p>
<blockquote><p>Motivasi terbesar kami ingin segera merilis album kedua adalah untuk para Cupumaniak dan mengembalikan spirit musik grunge seperti saat pertama kali kami muncul</p></blockquote>
<p>Begitulah Iyak sang bassist menjelaskan ambisinya dalam sebuah interview. Cupumaniak adalah sebuah istilah atau sebutan bagi fans mereka di berbagai daerah. Kabarnya management Cupumanik mengelola fans mereka dalam sebuah wadah klub ngobrol yang bernama ISI (Interaksi Hati) yang jumlahnya semakin bertambah.</p>
<p>___________________________</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: CUPUMANIK<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : 25 Oktober 1996<br />
Genre: Grunge, Rock, Alternative</p>
<p>Personnel:<br />
1. Dony  Setiawan (drum)<br />
2. I Gede Rama (gitar)<br />
3. Eski Mulya Gunawan (gitar)<br />
4. Muhammad Riyad a.k.a Iyak (bas)<br />
5. Candra Hendrawan Johan a.k.a Che (biduan)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person : Eski<br />
Ponsel/Telp.: +62818648077<br />
E-mail: <a href="mailto:cupumanikband@yahoo.com" target="_blank">cupumanikband@yahoo.com</a><br />
Website/MySpace/Friendster:<br />
<a href="http://www.cupumanik.tk" target="_blank">www.cupumanik.tk</a><br />
<a href="http://www.myspace.com/cupumanik" target="_blank">www.myspace.com/cupumanik</a><br />
<a href="http://www.friendster.com/cupumaniksatu" target="_blank">www.friendster.com/cupumaniksatu</a><br />
Address: Jl. Purnawarman no. 51, Bandung</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
Singles<br />
1. Kuyup, 1997<br />
2. Aib, 1998<br />
3. Rahasia Hati, 1998<br />
4. Maha Rencana, 2001 (bonus kaset majalah Ripple # 23)<br />
Album Penuh<br />
1. Cupumanik<br />
Label: Pops/Aquarius Musikindo<br />
Tahun terbit: 2005<br />
Soundtrack<br />
1. Perkenankan Aku Mencintainya<br />
OST Dealova, 2006<br />
2. Bukan Saat Ini<br />
OST Ada Kamu Aku Ada, 2008<br />
Video<br />
1. Maha Rencana<br />
Disutradarai dan diproduksi oleh Cerahati, 2005<br />
2. Bukan Saat Ini<br />
Disutradarai dan diproduksi oleh Revolta, 2006</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Nirvana, Alice in Chains, Soundgarden.<br />
5 Best gigs:<br />
1. Grungy, 1998, Bandung<br />
2. 99% Grunge, 1999, Bandung<br />
3. Pearl Jam Nite (1 dan 3), Jakarta<br />
4. Grunge Rock Party, oleh Klab Ngobrol ISI, 2008, Bandung<br />
5. Rockapalooza, 2008, Bandung</p>
<p>___________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD CUPUMANIK</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/cupumanik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Cupumanik%20-%20Maha%20Rencana.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemuncul[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemunculannya di kota Kembang Bandung, Cupumanik tampil sebagai band cover song lagu-lagu semacam: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, Foo Fighters sampai Alice in Chains.
Tepat ketika musik grunge sedang bergulir di era itu, Cupumanik mulai dikenal sebagai bintang tamu di banyak acara musik grunge, sebut saja acara grunge pertama dan terbesar di Bandung yang sangat fenomenal yaitu “Grungy”, di event tersebut Cupumanik menarik banyak perhatian dari publik musik Bandung. Setelah itu mulailah merambah job manggung ke kampus-kampus, pensi, off air radio dan cafe yang sengaja membuat event seperti “99% Grunge”, “Seattle Sound Nite”.
Di tahun 1999, Cupumanik sudah mulai mengenalkan musik mereka sendiri, mereka sudah mulai memiliki keinginan kuat untuk mencari bentuk dan identitas musikal mereka. Lagu yang pertama kali diciptakan adalah berjudul Kuyup, sebuah penjelajahan musikal yang sangat blues dengan lirik yang sangat personal, mengenai deskripsi estetika sex. Lagu kedua yaitu Tentang Abu-Abu, sebuah lirik instrospektif mengenai diri yang sedang “high” tiba-tiba tersadar mendengar senandung adzan magrib. Lalu Aib sebuah lagu yang tercipta karena sebuah kondisi nyata seorang teman wanita yang dibuang keluarga dengan kisah hamil di luar nikah. Lagu Aib-lah yang membuat band ini makin dikenal, setelah lagu ini masuk ke dalam chart indie di radio.
Di tahun 2001, band ini makin menemukan bentuk musikalnya, fondasipun semakin kuat didukung personel yang makin solid setelah berganti-ganti personel sebelumnya. Che dan Iyak akhirnya menemukan Rama (gitar), Eski (gitar) dan Dony (drum). Single Maha Rencana di-publish oleh salah satu majalah sub culture bernama Ripple, dalam sebuah kaset dari bonus majalah mereka. Single Maha Rencana-lah sebuah tiket menuju scene music Bandung yang sangat heterogen dan besar persaingannya.
Rencana untuk merilis album sendiri dengan jalan independen akhirnya buyar setelah ada tawaran dari label major Sony Music, tawaran pertama dari mereka adalah membuat split album, side A CUPUMANIK dan side B adalah band Jakarta SAINT LOCO. Tawaran itu ditolak Cupumanik, tak lama setelah lobby-lobby panjang dengan Sony Music, label major lokal Aquarius Musikindo langsung menawari mereka full album di bawah bendera Pop Music/Aquarius. Tahun 2004 Cupumanik resmi bergabung dengan Aquarius untuk 2 album. Debut album major bertitel Cupumanik akhirnya rilis secara nasional pada April 2005. Dengan single pertama Maha Rencana.
Sebelum rilis album, di tengah-tengah masa rekaman album, Cupumanik melakukan rangkaian tour bersama band alternative /RIF yang juga asal Bandung, tour 5 kota di mulai dari kota Surabaya, berlanjut ke Malang, Yogyakarta, Cirebon dan berakhir di Jakarta. Di tahun 2005 akhir, band ini masuk kedalam album soundtrack film “Dealova” dengan single Perkenankan Aku Mencintainya, sebuah lirik yang memaparkan hubungan pelik sepasang kekasih yang berbeda agama. Single kedua dengan judul Bukan Saat Ini diluncurkan di akhir 2006, dan lagu ini pun masuk sebagai soundtrack film layar lebar “Ada Aku Kamu Ada”, di bulan Mei 2008.
Konsep “Love, Live and Empatyhy” menjadi tag line atau slogan yang sengaja dihembuskan kepada publik dan media sebagai sebuah slogan representatif atau gambaran lirik-lirik yang terkandung di album pertama mereka. Media bahkan menyebut mereka sebagai “sebuah band empathy rock”, “Band Grunge dari Bandung” dan ungkapan lain dari media seperti “Seattle Rock on Acid”. Publik grunge lokal, komunitas grunge di Jakarta, Bandung, Palembang, Cirebon, Bogor mengundang show mereka atas nama musik grunge, dan Cupumani[...]</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>GEEKSSMILE: Warta Aktual + Hadiah 2 Tembang Anyar</title>
		<link>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 23:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul Upeti Untuk Macan Asia yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fgeekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fgeekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;"><em>Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. </em></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-783 aligncenter" title="recording-05" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/recording-05.jpg" alt="Geekssmile Recording 01" /></p>
<p>Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul <em><strong>Upeti Untuk Macan Asia</strong></em> yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk mengupload 2 lagu yang di bawah sebagai teaser. Album akan berbentuk full album, jenis musiknya akan banyak berubah karena banyaknya input baik dari scene, personal life masing-masing personel, berbagai macam substansi (hmm&#8230;) maupun dari koleksi cd yang semakin menumpuk. Kami juga menggunakan metode baru dalam membuat lagu, dan dari beberapa orang yang saya mintai pendapatnya, semuanya mengiyakan bahwa ada &#8220;environment&#8221; dan &#8220;atmosfir&#8221; yang tercipta di tiap lagu, terlepas dari mereka bersimpati kepada Geekssmile atau tidak, saya tidak terlalu perduli *Karena itu saya kirimkan lagunya pada Dethu, I need your comment badly* Hal-hal di atas secara nyata mempengaruhi pola berpikir dan cara pandang kami terhadap lingkungan, dan tentu saja sistem yang ada di sekeliling kami.<span id="more-780"></span></p>
<p>Lirik Yuri tidak banyak berubah, dia masih marah dan masih sangat tajam. Lirik saya sedikit banyak berubah karena saya menghabiskan 2 tahun terakhir saya di Kutafornia dan mulai sedikit carried out, hehe&#8230; coba deh cek <em>Streetjunkie</em>, you&#8217;ll know what I mean. But I&#8217;m still angry though&#8230; You can count on me on it.</p>
<p>Bicara masalah <em>Streetjunkie</em>, berarti bicara masalah album kedua ini, kami banyak melakukan analogi dan memvisualisasikan hal-hal di sekeliling kami, sedikit mengurangi direct doktrin, lebih mengetengahkan direct approach.</p>
<p><em>Streetjunkie</em> adalah demonstran, dan liriknya adalah percampuran antara lirik hardcore positif dan psychedelic yang trippy (lyrics below). Di album ini kami mendansakan revolusi dan Marcos adalah DJ-nya. Yeah!</p>
<p><em>Revoltanthem</em>, sesuai namanya, adalah lagu revolusi abadi. Lagu ini adalah salah satu materi awal Upeti Untuk Macan Asia. Nuansa rapcorenya masih sangat terasa di sini. Tapi pada sesi take vokal, di bagian akhir lagu saya merubah cara menyanyi saya gara-gara Tom Araya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-784 aligncenter" title="geekssmilerecording-07" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/geekssmilerecording-07.jpg" alt="Geekssmile at the studio" /></p>
<p>Sesi 1 dan 2 album direkam di Amps studio Jimbaran, milik Arnaud (eks manager Navicula, dia cukup banyak membantu di album ke-2 ini). Metode rekaman adalah full analog (dengan pita = no editing = really tiring). Kami memilih studio Amps karena sound yang dihasilkan sesuai dengan kriteria yang kami inginkan. The price is quite expensive though. Untuk satu shift kami harus merogoh 750.000,-. Salah satu alasan kenapa kami harus serius (dan menjual) album ini, tidak seperti <em><strong>Jurnal Perang Indonesia</strong></em> (JPI) yang pada awalnya gratis.</p>
<p>Lagu-lagu yang direkam pada 2 sesi awal ini adalah <em>Streetjunkie</em>, <em>Mendobrak Dominasi</em>, <em>Revoltanthem</em>, <em>Rebeldia</em> dan <em>Black Blood Green Thunder</em>. Sampai email ini ditulis, progress sudah mencapai transfer data (dari pita ke protools). Semua lagu di 2 sesi ini direkam tanpa metronom, karena kami mempertanggungjawabkan lirik kami .</p>
<blockquote><p>..emosi adalah metronomku&#8230;<br />
<em>*Peluru Distorsi</em>* (album Jurnal Perang Indonesia)</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-785 aligncenter" title="recording-04" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/recording-04.jpg" alt="Geekssmile analog 01" /></p>
</blockquote>
<p>Sesi 3 rencananya akan direkam di DQ studio di daerah Siulan &#8211; Denpasar (DQ studio sukses merekam Discotion Pill, Born by Mistake dll). Studio ini memakai metode digital untuk merekam dan kami merasa soundnya tepat untuk lagu-lagu yang akan direkam di sesi terakhir ini. Adapun lagu yang rencananya akan direkam adalah <em>Tuhan Tuhan Baru</em>, <em>Bayang Tak Berwajah</em>, <em>Aku Adalah Peluru (Napalm Drive)</em>, <em>Parallel Hostilities</em> dan <em>Lepas Kontrol</em>.</p>
<p>Kami tidak melakukan featuring di album ini, karena sudah sangat eksperimental. Kami ingin dikenal sebagai Geekssmile, bukan RATM Indonesia.</p>
<p>Slayer, [Old] Metallica, Led Zeppelin, Jimi Hendrix, Kool and The Gang, Earth Wind and Fire, Tool dan bahkan Soundgarden (terimakasih Robi, you made a good job bro) akan banyak terdengar di album ini.</p>
<p>Intinya di album ini adalah kami ingin membuat suasana di tiap lagu, dan menemukan cetak biru dari album kami selanjutya, bukan membuat lagu yang keren dan mirip dengan si A atau si B. Saya secara personal kaget, kenapa bisa berpikir seperti ini, tapi saya merasa menjadi musisi (baca: artis) sekarang and it&#8217;s a beautiful thing. Kami ingin meraih sebanyak mungkin jiwa di kiri dan kanan kami dan berbaris bersama.</p>
<p>Hal yang paling mencolok adalah penggunaan double bass di beberapa lagu, yeah, we love thrash now. Kami juga menambah koor (crowd singing) di beberapa lagu untuk menebalkan warna hardcore dan menambah nilai stage anthem &#8211; singalong lagu.</p>
<p>Sektor lirik dibuat sendiri-sendiri; kami mendiskusikan tema pada saat rehearsal dan menggabungnya di sesi rekaman.</p>
<p>Ada 3 lagu berbahasa Inggris, karena juga kami berencana untuk menjual album ini di internet dan mencapai pendengar yang tidak berbahasa Indonesia.</p>
<p>Rencana rilis <em><strong>Upeti Untuk Macan Asia</strong></em> adalah bulan Oktober-November tahun ini.</p>
<p>Thats all for now, massive thanks atas supportnya, ini juga merupakan laporan pertanggungjawaban saya karena jarang aktif di scene dan Musikator akhir-akhir ini.</p>
<blockquote><p>Waiting for backup in the frontlines</p></blockquote>
<p>___________________________</p>
<p><strong>DOWNLOAD GEEKSSMILE SONGS</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>___________________________</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-786 aligncenter" title="geekssmile-01" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/geekssmile-01.jpg" alt="Geekssmile band photo" /></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">STREETJUNKIE<br />
(Prima part only)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">lonely soul and distant thunder<br />
i paid for wounds i want to lose myself<br />
minefield dancing get closer to me now<br />
don&#8217;t wanna feel don&#8217;t wanna leave don&#8217;t feel no hunger</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">scorching searchlights looking for new heights<br />
these groove is lefty if your drugs is right<br />
your smell just got me foolin<br />
bite these jaws while my baghdad goes burning</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">Reff you used to get me fooled<br />
<span> </span>those golden heels<br />
<span> </span>commie wannabe mighty lefty rock n roll<br />
<span> </span>streetjunkie</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">we shall overcome (and become the fire)<br />
rehidrate now be my gasoline<br />
go ride these sweats now just a mile away<br />
don&#8217;t wanna start the bombing<br />
since my baghdad is already goes burning yeah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">you got me fooled<br />
invite me in<br />
you got me fooled<br />
[you can't feel it this is my feeling]</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">Reff you used to get me fooled<br />
<span> </span>those piercing eyes<br />
<span> </span>commie wannabe mighty lefty rock n roll<br />
<span> </span>streetjunkie</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;">Reff you used to get me fooled<br />
<span> </span>those smokescreen smell<br />
<span> </span>commie wannabe mighty lefty rock n roll<br />
<span> </span>streetjunkie</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Geekssmile%20-%20Streetjunkie.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. 

Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman [...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. 

Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul Upeti Untuk Macan Asia yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk mengupload 2 lagu yang di bawah sebagai teaser. Album akan berbentuk full album, jenis musiknya akan banyak berubah karena banyaknya input baik dari scene, personal life masing-masing personel, berbagai macam substansi (hmm…) maupun dari koleksi cd yang semakin menumpuk. Kami juga menggunakan metode baru dalam membuat lagu, dan dari beberapa orang yang saya mintai pendapatnya, semuanya mengiyakan bahwa ada “environment” dan “atmosfir” yang tercipta di tiap lagu, terlepas dari mereka bersimpati kepada Geekssmile atau tidak, saya tidak terlalu perduli *Karena itu saya kirimkan lagunya pada Dethu, I need your comment badly* Hal-hal di atas secara nyata mempengaruhi pola berpikir dan cara pandang kami terhadap lingkungan, dan tentu saja sistem yang ada di sekeliling kami.
Lirik Yuri tidak banyak berubah, dia masih marah dan masih sangat tajam. Lirik saya sedikit banyak berubah karena saya menghabiskan 2 tahun terakhir saya di Kutafornia dan mulai sedikit carried out, hehe… coba deh cek Streetjunkie, you’ll know what I mean. But I’m still angry though… You can count on me on it.
Bicara masalah Streetjunkie, berarti bicara masalah album kedua ini, kami banyak melakukan analogi dan memvisualisasikan hal-hal di sekeliling kami, sedikit mengurangi direct doktrin, lebih mengetengahkan direct approach.
Streetjunkie adalah demonstran, dan liriknya adalah percampuran antara lirik hardcore positif dan psychedelic yang trippy (lyrics below). Di album ini kami mendansakan revolusi dan Marcos adalah DJ-nya. Yeah!
Revoltanthem, sesuai namanya, adalah lagu revolusi abadi. Lagu ini adalah salah satu materi awal Upeti Untuk Macan Asia. Nuansa rapcorenya masih sangat terasa di sini. Tapi pada sesi take vokal, di bagian akhir lagu saya merubah cara menyanyi saya gara-gara Tom Araya.

Sesi 1 dan 2 album direkam di Amps studio Jimbaran, milik Arnaud (eks manager Navicula, dia cukup banyak membantu di album ke-2 ini). Metode rekaman adalah full analog (dengan pita = no editing = really tiring). Kami memilih studio Amps karena sound yang dihasilkan sesuai dengan kriteria yang kami inginkan. The price is quite expensive though. Untuk satu shift kami harus merogoh 750.000,-. Salah satu alasan kenapa kami harus serius (dan menjual) album ini, tidak seperti Jurnal Perang Indonesia (JPI) yang pada awalnya gratis.
Lagu-lagu yang direkam pada 2 sesi awal ini adalah Streetjunkie, Mendobrak Dominasi, Revoltanthem, Rebeldia dan Black Blood Green Thunder. Sampai email ini ditulis, progress sudah mencapai transfer data (dari pita ke protools). Semua lagu di 2 sesi ini direkam tanpa metronom, karena kami mempertanggungjawabkan lirik kami .
..emosi adalah metronomku…
*Peluru Distorsi* (album Jurnal Perang Indonesia)


Sesi 3 rencananya akan direkam di DQ studio di daerah Siulan – Denpasar (DQ studio sukses merekam Discotion Pill, Born by Mistake dll). Studio ini memakai metode digital untuk merekam dan kami merasa soundnya tepat untuk lagu-lagu yang akan direkam di sesi terakhir ini. Adapun lagu yang rencananya akan direkam adalah Tuhan Tuhan Baru, Bayang Tak Berwajah, Aku Adalah Peluru (Napalm Drive), Parallel Hostilities dan Lepas Kontrol.
Kami tidak melakukan featuring di album ini, karena sudah sangat eksperimental. Kami ingin dikenal sebagai Geekssmile, bukan RATM Indonesia.
Slayer, [Old] Metallica, Led Zeppelin, Jimi Hendrix, Kool and The Gang, Earth Wind and Fire, Tool dan bahkan Soundgarden (terimakasih Robi, you made a good job bro) akan banyak terdengar di album ini.
Intinya di album ini adalah kami [...]</itunes:summary>
		<itunes:keywords>News, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>SAJAMA CUT</title>
		<link>http://www.musikator.com/sajama-cut/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/sajama-cut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=699</guid>
		<description><![CDATA[SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single Less Afraid sebagai soundtrack film Janji Joni. Pada awal September 2005, Sajama Cut merilis album kedua mereka; The Osaka Journals di bawah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fsajama-cut%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fsajama-cut%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-777" title="sajamacutbandphoto" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/sajamacutbandphoto.jpg" alt="Sajama Cut for Musikator" /></p>
<p>SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single <em>Less Afraid</em> sebagai soundtrack film Janji Joni.</p>
<p>Pada awal September 2005, Sajama Cut merilis album kedua mereka; <em><strong>The Osaka Journals</strong></em> di bawah label Universal Music Indonesia (menjadikan mereka artis lokal Universal Music Indonesia yang pertama). Rekaman berisi sebelas lagu ini mengedepankan <em>Fallen Japanese</em>; yang mewakili musik Sajama Cut secara keseluruhan; sebagai single pertamanya. The Osaka Journals dirilis dalam bentuk Enhanced CD dan MC (kaset).<span id="more-699"></span></p>
<p>Fallen Japanese sering diputar oleh radio-radio di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan kota-kota lain di Indonesia. Fallen Japanese dan Less Afraid yang menjadi salah satu &#8220;most requested song&#8221; dan menduduki posisi tertinggi chart MTV JAMU dan Prambors Nubuzz di Jakarta dan radio-radio lainnya. Video klip untuk Fallen Japanese seperti video klip pertama Sajama Cut untuk Less Afraid, juga menjadi salah satu high rotation video seperti di MTV Global serta O-Channel.</p>
<p>Awal Agustus 2006, Sajama Cut turut serta mengisi soundtrack untuk sebuah film indie lokal berjudul &#8220;Foto, Kotak, Jendela&#8221;. Di film tersebut, Sajama Cut melantunkan versi demo dari 4 lagu baru mereka.</p>
<p>Lalu pada 2007 Marcel dkk merilis mini album <em><strong>Nemesis</strong></em>, diikuti kemudian pada 2008 dengan album remix  yang melibatkan sejawat Sajama Cut dari seluruh belahan dunia, persis seperti tajuknya: <em><strong>L&#8217;Internationale</strong></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;"><span style="color: #ffff00;">*</span>Diolah dari berbagai sumber</span></p>
<p>____________________________</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: SAJAMA CUT<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : 2001<br />
Genre: Indie Rock</p>
<p>Personnel:<br />
1. J. Marcel Thee (gitar, vokal, serbaneka instrumen)<br />
2. Dion Panlima Reza<br />
3. R. Banu Satrio<br />
4. Andreas Humala S.<br />
5. Randy Appriza Akbar</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person : Eric<br />
Ponsel/Telp.: 08562329958<br />
E-mail: <a href="info@sajamacutband.com">info@sajamacutband.com</a><br />
Website/MySpace/Friendster:<br />
<a href="http://www.sajamacutband.com/">www.sajamacutband.com</a><br />
<a href="http://www.myspace.com/sajamacut">www.myspace.com/sajamacut</a><br />
<a href="http://profiles.friendster.com/sajamacut">www.friendster.com/sajamacut</a></p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong></p>
<p>Album Penuh:<br />
1. Apologia<br />
Label: self-released<br />
Tahun terbit: 2002<br />
2. The Osaka Journals<br />
Label: The Bronze Medal Recording Company/Universal Music Indonesia<br />
Tahun terbit: 2005</p>
<p>Mini Album/EP<br />
1. The Nemesis<br />
Label: The Bronze Medal Recording Company<br />
Tahun terbit: 2007</p>
<p>Remixes<br />
1. L&#8217;Internationale<br />
Label: The Bronze Medal Recording Company<br />
Tahun terbit: 2008</p>
<p>Album Kompilasi<br />
1. JKT: SKRG vol. 1<br />
Track: Less Afraid<br />
Label: Aksara Records<br />
Tahun terbit: 2004<br />
2. Janji Joni OST<br />
Track: Less Afraid<br />
Label: Aksara Records<br />
Tahun terbit: 2005<br />
3. Alila Compilation<br />
Label: Alila records<br />
Tahun terbit: 2006<br />
4. Mesin Distorsi vol. 1<br />
Label: Distorsi<br />
Tahun terbit: 2002<br />
5. Crack&#8217;n D&#8217; Egg<br />
Label: Crack&#8217;n D Egg Records<br />
Tahun terbit: 2003<br />
6. Total Feedback<br />
Label: Total Feedback Records<br />
Tahun terbit: 2003</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Hank Williams, The Feelies, Wire, The Church</p>
<p>_________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD SAJAMA CUT</strong></p>
<p><strong>[display podcast]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/sajama-cut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Sajama%20Cut%20-%20Fin%20(Sintecoraz).mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single Less Afraid se[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single Less Afraid sebagai soundtrack film Janji Joni.
Pada awal September 2005, Sajama Cut merilis album kedua mereka; The Osaka Journals di bawah label Universal Music Indonesia (menjadikan mereka artis lokal Universal Music Indonesia yang pertama). Rekaman berisi sebelas lagu ini mengedepankan Fallen Japanese; yang mewakili musik Sajama Cut secara keseluruhan; sebagai single pertamanya. The Osaka Journals dirilis dalam bentuk Enhanced CD dan MC (kaset).
Fallen Japanese sering diputar oleh radio-radio di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan kota-kota lain di Indonesia. Fallen Japanese dan Less Afraid yang menjadi salah satu “most requested song” dan menduduki posisi tertinggi chart MTV JAMU dan Prambors Nubuzz di Jakarta dan radio-radio lainnya. Video klip untuk Fallen Japanese seperti video klip pertama Sajama Cut untuk Less Afraid, juga menjadi salah satu high rotation video seperti di MTV Global serta O-Channel.
Awal Agustus 2006, Sajama Cut turut serta mengisi soundtrack untuk sebuah film indie lokal berjudul “Foto, Kotak, Jendela”. Di film tersebut, Sajama Cut melantunkan versi demo dari 4 lagu baru mereka.
Lalu pada 2007 Marcel dkk merilis mini album Nemesis, diikuti kemudian pada 2008 dengan album remix  yang melibatkan sejawat Sajama Cut dari seluruh belahan dunia, persis seperti tajuknya: L’Internationale
*Diolah dari berbagai sumber
____________________________
ARTIST DETAILS
Nama: SAJAMA CUT
Tanggal/Tahun Berdiri : 2001
Genre: Indie Rock
Personnel:
1. J. Marcel Thee (gitar, vokal, serbaneka instrumen)
2. Dion Panlima Reza
3. R. Banu Satrio
4. Andreas Humala S.
5. Randy Appriza Akbar
CONTACT
Contact Person : Eric
Ponsel/Telp.: 08562329958
E-mail: info@sajamacutband.com
Website/MySpace/Friendster:
www.sajamacutband.com
www.myspace.com/sajamacut
www.friendster.com/sajamacut
DISKOGRAFI
Album Penuh:
1. Apologia
Label: self-released
Tahun terbit: 2002
2. The Osaka Journals
Label: The Bronze Medal Recording Company/Universal Music Indonesia
Tahun terbit: 2005
Mini Album/EP
1. The Nemesis
Label: The Bronze Medal Recording Company
Tahun terbit: 2007
Remixes
1. L’Internationale
Label: The Bronze Medal Recording Company
Tahun terbit: 2008
Album Kompilasi
1. JKT: SKRG vol. 1
Track: Less Afraid
Label: Aksara Records
Tahun terbit: 2004
2. Janji Joni OST
Track: Less Afraid
Label: Aksara Records
Tahun terbit: 2005
3. Alila Compilation
Label: Alila records
Tahun terbit: 2006
4. Mesin Distorsi vol. 1
Label: Distorsi
Tahun terbit: 2002
5. Crack’n D’ Egg
Label: Crack’n D Egg Records
Tahun terbit: 2003
6. Total Feedback
Label: Total Feedback Records
Tahun terbit: 2003
ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Hank Williams, The Feelies, Wire, The Church
_________________________
LISTEN AND DOWNLOAD SAJAMA CUT
[display podcast]</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>THE HYDRANT: Kabar Terkini + Bonus 2 Lagu Baru</title>
		<link>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 09:47:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasnya amat wangi. Kerap nongol di majalah juga tivi, tour Jawa &#8211; Bali konstan tanpa henti. Namun setelahnya, beringsut sirna tak tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthe-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthe-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasnya amat wangi. Kerap nongol di majalah juga tivi, tour Jawa &#8211; Bali konstan tanpa henti.  Namun setelahnya,  beringsut sirna tak tentu rimbanya. Kuartet beranggotakan Marshello (biduan, harmonika), Wiz (gitar), Morris (drum) dan Zio (bas betot) ini begitu saja hilang dari peredaran. Where are they now?</p>
<p><span id="more-765"></span></p>
<p style="text-align: left;">Kabar terakhir yang saya dengar sih Zio sejak beberapa bulan belakangan sedang berada di jazirah Arab, ngamen dengan sebuah band Top 40. Dan adiknya, Morris, cenderung mengurangi aktivitas bermusik, lebih asyik menikmati hidup bersama pacar barunya. Yang sesekali masih muncul&#8212;minum bir dingin seraya bergaul, tepatnya&#8212;di acara-acara musik lokal cuma Wiz dan Marshello. Itu pun sekadar menonton, bukan menjadi yang ditonton. Dari bincang-bincang kecil saat bertemu tersebut setiap kali ditanyakan kabar tentang The Hydrant, respons yang muncul adalah semacam: &#8220;istirahat dulu&#8221;, atau: &#8220;sementara vakum&#8221;, atau agak detail tapi belum memuaskan keingintahuan: &#8220;sibuk dengan projek masing-masing&#8221;. Oh well, ok, dude, sure.</p>
<p style="text-align: left;">Sampai kemudian beberapa minggu silam saya dan Wiz meluangkan waktu minum kopi bareng sekalian ngobrol soal kelanjutan The Hydrant. Kabar termutakhir ternyata oh-sangat mengejutkan: dua bersaudara, Zio dan Morris, <span style="text-decoration: underline;">resmi mengundurkan diri</span>. Bukan itu saja, Jappy, manajer yang mendampinginya sejak era awal&#8212;serta mendorong perubahan nama &#8220;Hydra&#8221; menjadi &#8220;The Hydrant&#8221;, juga <span style="text-decoration: underline;">meletakkan jabatannya</span>. Ketiganya memutuskan keluar dengan damai, berpisah baik-baik. Holy sh*t, The Hydrant bubar dong? Wiz tegas menjawab, &#8220;Tidak. The Hydrant tetap eksis&#8221;. Menurut Wiz, band yang sempat bernaung di bawah EMI Indonesia ini akan dinahkodai oleh dirinya dan Marshello. Departemen bas serta drum hingga waktu yang belum ditentukan akan diisi oleh additional musician (sampai tulisan ini dibuat, Iwan dari Pandawa Band dimintai bantuan memegang bas dan Metta dari Jeanie pada drum). Formasi temporer ini telah sempat uji coba perdana di sebuah konser di Denpasar 2 minggu lalu. Belum memenuhi harapan, memang (score: 7 out 10). Masih harus banyak dipoles, terutama di drum. Maklumlah, Metta sejatinya adalah anak metal. Baginya memainkan Rockabilly tentu perlu penyesuaian masif. Kita tunggu apa Metta, yang di skena Metal lokal merupakan salah satu penggebuk drum paling bersinar, bisa sukses beradaptasi dengan Rockabilly.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-766 aligncenter" title="thehydrantmsktr1" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/09/thehydrantmsktr1.jpg" alt="The Hydrant" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>The Hydrant formasi awal &#8211; dari kiri ke kanan: Zio, Wiz, Marshello, Morris</em></p>
<p style="text-align: left;">Nah, untuk membunuh kerinduan sejawat semua terhadap The Hydrant, Wiz dan Marshello berbaik hati bersedekah kepada Musikator 2 tembang yang belum pernah dirilis sebelumnya. Walau mixing-nya dikerjakan di studio kelas rumahan oleh Iwan, tapi kualitasnya lumayanlah. Berikut deskripsinya:</p>
<p style="text-align: left;"><strong>1. The Road of My Life </strong><br />
Lirik: Morris &#8211; Musik: Morris dan The Hydrant<br />
The Hydrant, yang biasanya riang bersinar benderang, kali ini mencoba mengakrabi sisi gelap Rockabilly. Dan mereka mampu meningkahinya dengan amat baik. Di sini The Hydrant sanggup menunjukkan kelasnya sebagai suri tauladan Republik Rockabilly Indonesia. Awesome, kats!</p>
<p style="text-align: left;"><strong>2. Easy Come &amp; Easy Go</strong><br />
Lirik &amp; Musik: Wiz<br />
Lagu yang sebenarnya sudah ready-to-go sejak awal 2007. Wiz bilang tembang ini terinspirasi oleh petualangan asmara you-know-who sesama anggota band di The Hydrant. Wiz pula menggarisbawahi isian drum yang <em>cruisin&#8217;</em> bangeetts&#8230;
</p>
<p style="text-align: left;">Pomp &#8216;n stomp, y&#8217;all!</p>
<p style="text-align: left;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; font-family: &quot;Franklin Gothic Medium&quot;;"><span style="color: #ffff00;">*</span>Foto band merupakan kontribusi dari Jappy<br />
<span style="color: #ffff00;">*</span>Baca juga: <a href="http://www.musikator.com/wtf-pompadour-damour/">Pompadour d&#8217;Amour</a></span>
</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/The%20Hydrant%20-%20The%20Road%20of%20My%20Life.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		
Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasn[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		
Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasnya amat wangi. Kerap nongol di majalah juga tivi, tour Jawa – Bali konstan tanpa henti.  Namun setelahnya,  beringsut sirna tak tentu rimbanya. Kuartet beranggotakan Marshello (biduan, harmonika), Wiz (gitar), Morris (drum) dan Zio (bas betot) ini begitu saja hilang dari peredaran. Where are they now?

Kabar terakhir yang saya dengar sih Zio sejak beberapa bulan belakangan sedang berada di jazirah Arab, ngamen dengan sebuah band Top 40. Dan adiknya, Morris, cenderung mengurangi aktivitas bermusik, lebih asyik menikmati hidup bersama pacar barunya. Yang sesekali masih muncul—minum bir dingin seraya bergaul, tepatnya—di acara-acara musik lokal cuma Wiz dan Marshello. Itu pun sekadar menonton, bukan menjadi yang ditonton. Dari bincang-bincang kecil saat bertemu tersebut setiap kali ditanyakan kabar tentang The Hydrant, respons yang muncul adalah semacam: “istirahat dulu”, atau: “sementara vakum”, atau agak detail tapi belum memuaskan keingintahuan: “sibuk dengan projek masing-masing”. Oh well, ok, dude, sure.
Sampai kemudian beberapa minggu silam saya dan Wiz meluangkan waktu minum kopi bareng sekalian ngobrol soal kelanjutan The Hydrant. Kabar termutakhir ternyata oh-sangat mengejutkan: dua bersaudara, Zio dan Morris, resmi mengundurkan diri. Bukan itu saja, Jappy, manajer yang mendampinginya sejak era awal—serta mendorong perubahan nama “Hydra” menjadi “The Hydrant”, juga meletakkan jabatannya. Ketiganya memutuskan keluar dengan damai, berpisah baik-baik. Holy sh*t, The Hydrant bubar dong? Wiz tegas menjawab, “Tidak. The Hydrant tetap eksis”. Menurut Wiz, band yang sempat bernaung di bawah EMI Indonesia ini akan dinahkodai oleh dirinya dan Marshello. Departemen bas serta drum hingga waktu yang belum ditentukan akan diisi oleh additional musician (sampai tulisan ini dibuat, Iwan dari Pandawa Band dimintai bantuan memegang bas dan Metta dari Jeanie pada drum). Formasi temporer ini telah sempat uji coba perdana di sebuah konser di Denpasar 2 minggu lalu. Belum memenuhi harapan, memang (score: 7 out 10). Masih harus banyak dipoles, terutama di drum. Maklumlah, Metta sejatinya adalah anak metal. Baginya memainkan Rockabilly tentu perlu penyesuaian masif. Kita tunggu apa Metta, yang di skena Metal lokal merupakan salah satu penggebuk drum paling bersinar, bisa sukses beradaptasi dengan Rockabilly.

The Hydrant formasi awal – dari kiri ke kanan: Zio, Wiz, Marshello, Morris
Nah, untuk membunuh kerinduan sejawat semua terhadap The Hydrant, Wiz dan Marshello berbaik hati bersedekah kepada Musikator 2 tembang yang belum pernah dirilis sebelumnya. Walau mixing-nya dikerjakan di studio kelas rumahan oleh Iwan, tapi kualitasnya lumayanlah. Berikut deskripsinya:
1. The Road of My Life 
Lirik: Morris – Musik: Morris dan The Hydrant
The Hydrant, yang biasanya riang bersinar benderang, kali ini mencoba mengakrabi sisi gelap Rockabilly. Dan mereka mampu meningkahinya dengan amat baik. Di sini The Hydrant sanggup menunjukkan kelasnya sebagai suri tauladan Republik Rockabilly Indonesia. Awesome, kats!
2. Easy Come &amp; Easy Go
Lirik &amp; Musik: Wiz
Lagu yang sebenarnya sudah ready-to-go sejak awal 2007. Wiz bilang tembang ini terinspirasi oleh petualangan asmara you-know-who sesama anggota band di The Hydrant. Wiz pula menggarisbawahi isian drum yang cruisin’ bangeetts…

Pomp ‘n stomp, y’all!

*Foto band merupakan kontribusi dari Jappy
*Baca juga: Pompadour d’Amour

 
 
 
 
 </itunes:summary>
		<itunes:keywords>News, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>THE BRANDALS</title>
		<link>http://www.musikator.com/the-brandals/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/the-brandals/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 00:24:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Pop]]></category>
		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Segalanya bermula di metropolitan pekat polusi, Jakarta. Berawal dari The Motives pada 2001. Dan Edo Wallad berperan sebagai biduan. Selain rajin membawakan tembang-tembang klasik R&#38;B dari grup semacam The Who, The Rolling Stones, Jimi Hendrix, pula Sex Pistols dan The Clash. Sepanjang 2002 mereka gunakan berlatih dan sesekali tampil memainkan karya sendiri. Sampai ketika pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthe-brandals%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fthe-brandals%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/08/brandalsmsktr2.jpg" rel="shadowbox[sbpost-691];player=img;" title="brandalsmsktr2"><img class="alignnone size-medium wp-image-693" title="brandalsmsktr2" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/08/brandalsmsktr2.jpg" alt="The Brandals" /></a></p>
<p>Segalanya bermula di metropolitan pekat polusi, Jakarta. Berawal dari The Motives pada 2001. Dan Edo Wallad berperan sebagai biduan. Selain rajin membawakan tembang-tembang klasik R&amp;B dari grup semacam The Who, The Rolling Stones, Jimi Hendrix, pula Sex Pistols dan The Clash. Sepanjang 2002 mereka gunakan berlatih dan sesekali tampil memainkan karya sendiri. Sampai ketika pada fajar 2003 Edo pamit mundur. Lalu Eka Annash masuk mengambil alih. Tak lama kemudian band berganti nama menjadi The Brandals. Sementara jajaran personel di masing-masing departemen masih bertahan tak berubah: Rully Annash (saudara kandung Eka) pada drum, Bayu pada gitar utama, Tonny pada gitar pengiring, serta Doddy pada bas. Pada 2003 itu juga akhirnya The Brandals menggebrak skena musik Nusantara via album perdana <em><strong>THE BRANDALS</strong></em>. Resultan berujung mengagumkan: album terjual hingga 7500 kopi. Sebuah prestasi bukan main bagi ukuran album D.I.Y. Antusias dengan respons positif dari publik, mengeraskan keyakinan The Brandals untuk terus melanjutkan aksi gerilya menambah jam terbang dengan tampil di bermacam pagelaran, juga tour ke Jawa, Bali sampai Sumatera. Sampai saat sekarang, 2008, The Brandals masih jaya wijaya, marching menuju maut, terus bergerak maju menuju strata tertinggi Rock &#8216;n&#8217; Roll Indonesia. Plus to keep it dirty, filthy, and nasty&#8230;</p>
<p>____________________________</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: THE BRANDALS<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : 22 Desember 2001<br />
Genre: Dirty Filthy Nasty Rock &#8216;n&#8217; Roll</p>
<p>Personnel:<br />
1. Eka Annash (vokal)<br />
2. Rully Annash (drum)<br />
3. M. Bayu Indrasoewarman (gitar)<br />
4. Tony Dwi Setiadji (gitar)<br />
5. Doddy Widyono (bas)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person :<br />
Lova 08118882318/ 0817855857<br />
Fanno 0856 888 0002/ 93 000 258<br />
E-mail: thebrandals@yahoo.com/thebrandals@hotmail.com<br />
Website/MySpace/Friendster:<br />
<a href="http://www.brandalisme.com/"> www.brandalisme.com</a><br />
<a href="http://www.myspace.com/audioimperialist"> www.myspace.com/audioimperialist</a></p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
Album Penuh:<br />
1. The Brandals<br />
Label: Sirkus Record<br />
Tahun terbit: Desember 2003 (di-remaster ke cd pada Mei 2006)<br />
2. Audio Imperialist<br />
Label: Flystation Record/Warner Music Indonesia<br />
Tahun terbit: Agustus 2005<br />
3. Brandalisme<br />
Label: Aksara Record<br />
Tahun terbit: November 2007</p>
<p>Album Kompilasi:<br />
1. JKRT : SKRG!<br />
Singel: Ain&#8217;t Nobody&#8217;s Bitch<br />
Label: Aksara Record<br />
Tahun terbit: 2004<br />
2. Planet Rock<br />
Single: Lingkar Labirin<br />
Label: Sony BMG<br />
Tahun terbit: 2005<br />
3. Mesin Waktu : Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif<br />
Single: Mobil Balap<br />
Label: Aksara Record<br />
Tahun terbit: 2007</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Lysergic Acid Diethylamide, Russ Meyer and his actress, Aleister Crowley, The Sonics, Link Wray, The Cramps, The Meteors, The Simpsons, Johnny Thunders + New York Dolls, Tetrahydrocannabinol, William S. Burrough, Jakarta Scum &amp; Slum, etc</p>
<p>____________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD THE BRANDALS</strong></p>
<p><strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/the-brandals/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/The%20Brandals%20-%20100%20Kontrol.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

Segalanya bermula di metropolitan pekat polusi, Jakarta. Berawal dari The Motives pada 2001. Dan Edo Wallad berperan sebagai biduan. Selain rajin membawakan tembang-tembang klasik R&amp;B dari grup semacam The Who, The Rolling Ston[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

Segalanya bermula di metropolitan pekat polusi, Jakarta. Berawal dari The Motives pada 2001. Dan Edo Wallad berperan sebagai biduan. Selain rajin membawakan tembang-tembang klasik R&amp;B dari grup semacam The Who, The Rolling Stones, Jimi Hendrix, pula Sex Pistols dan The Clash. Sepanjang 2002 mereka gunakan berlatih dan sesekali tampil memainkan karya sendiri. Sampai ketika pada fajar 2003 Edo pamit mundur. Lalu Eka Annash masuk mengambil alih. Tak lama kemudian band berganti nama menjadi The Brandals. Sementara jajaran personel di masing-masing departemen masih bertahan tak berubah: Rully Annash (saudara kandung Eka) pada drum, Bayu pada gitar utama, Tonny pada gitar pengiring, serta Doddy pada bas. Pada 2003 itu juga akhirnya The Brandals menggebrak skena musik Nusantara via album perdana THE BRANDALS. Resultan berujung mengagumkan: album terjual hingga 7500 kopi. Sebuah prestasi bukan main bagi ukuran album D.I.Y. Antusias dengan respons positif dari publik, mengeraskan keyakinan The Brandals untuk terus melanjutkan aksi gerilya menambah jam terbang dengan tampil di bermacam pagelaran, juga tour ke Jawa, Bali sampai Sumatera. Sampai saat sekarang, 2008, The Brandals masih jaya wijaya, marching menuju maut, terus bergerak maju menuju strata tertinggi Rock ‘n’ Roll Indonesia. Plus to keep it dirty, filthy, and nasty…
____________________________
ARTIST DETAILS
Nama: THE BRANDALS
Tanggal/Tahun Berdiri : 22 Desember 2001
Genre: Dirty Filthy Nasty Rock ‘n’ Roll
Personnel:
1. Eka Annash (vokal)
2. Rully Annash (drum)
3. M. Bayu Indrasoewarman (gitar)
4. Tony Dwi Setiadji (gitar)
5. Doddy Widyono (bas)
CONTACT
Contact Person :
Lova 08118882318/ 0817855857
Fanno 0856 888 0002/ 93 000 258
E-mail: thebrandals@yahoo.com/thebrandals@hotmail.com
Website/MySpace/Friendster:
 www.brandalisme.com
 www.myspace.com/audioimperialist
DISKOGRAFI
Album Penuh:
1. The Brandals
Label: Sirkus Record
Tahun terbit: Desember 2003 (di-remaster ke cd pada Mei 2006)
2. Audio Imperialist
Label: Flystation Record/Warner Music Indonesia
Tahun terbit: Agustus 2005
3. Brandalisme
Label: Aksara Record
Tahun terbit: November 2007
Album Kompilasi:
1. JKRT : SKRG!
Singel: Ain’t Nobody’s Bitch
Label: Aksara Record
Tahun terbit: 2004
2. Planet Rock
Single: Lingkar Labirin
Label: Sony BMG
Tahun terbit: 2005
3. Mesin Waktu : Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif
Single: Mobil Balap
Label: Aksara Record
Tahun terbit: 2007
ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Lysergic Acid Diethylamide, Russ Meyer and his actress, Aleister Crowley, The Sonics, Link Wray, The Cramps, The Meteors, The Simpsons, Johnny Thunders + New York Dolls, Tetrahydrocannabinol, William S. Burrough, Jakarta Scum &amp; Slum, etc
____________________________
LISTEN AND DOWNLOAD THE BRANDALS
</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands, Pop, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>POSTMEN</title>
		<link>http://www.musikator.com/postmen/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/postmen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 08:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Metal]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[POSTMEN adalah satu dari sedikit kelompok musik indie Bali yang mampu bertahan melewati begitu ketatnya kompetisi. Berdiri sejak 1999, kontingen asal Denpasar ini teguh bertahan di jalur yang dipilih sejak awal yaitu Rap Metal. Lest yang tadinya memainkan bas sekaligus vokal latar, maju ke depan mengambil alih peran biduan ketika Wira, vokalis sebelumnya, memutuskan mundur. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fpostmen%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fpostmen%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/postmenmsktr.jpg" rel="shadowbox[sbpost-650];player=img;" title="postmenmsktr"><img class="size-medium wp-image-674 aligncenter" title="postmenmsktr" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/postmenmsktr.jpg" alt="Postmen" /></a></p>
<p>POSTMEN adalah satu dari sedikit kelompok musik indie Bali yang mampu bertahan melewati begitu ketatnya kompetisi. Berdiri sejak 1999, kontingen asal Denpasar ini teguh bertahan di jalur yang dipilih sejak awal yaitu Rap Metal. Lest yang tadinya memainkan bas sekaligus vokal latar, maju ke depan mengambil alih peran biduan ketika Wira, vokalis sebelumnya, memutuskan mundur. Patra, sejawat dekat Postmen, diajak bergabung mengisi posisi bas. Sementara Kong tetap bertanggungjawab di departemen gitar, dan Bagler pada drum. Pada fajar 2000-an sempat menjadi pengisi tetap The Beat Rock Fest bersama Superman Is Dead dan Navicula serta mendapat kehormatan menjadi salah satu penampil utama pada acara launching iTunes Indonesia (Equinox DMD) bersama KOIL dan Seringai pada 2005, setelah masa tersebut kuartet ini tersimak agak mengurangi frekuensi penampilannya di depan publik. Bisa jadi akibat harus menyesuaikan diri dengan aktivitas baru tiap personel: kerja kantoran. Belakangan ini, mungkin sudah lebih terlatih megatur jadwal, Postmen mulai muncul kembali. Hell yeah, the boys are back in town!</p>
<p>____________________________<span id="more-650"></span></p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: POSTMEN<br />
Tanggal/Tahun Berdiri:  17 April 1999<br />
Genre: Rap Metal</p>
<p>Personnel:<br />
1. Kong (gitar)<br />
2. Bagler (drum)<br />
3. Lest (vokal)<br />
4. Patra (bas)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person :  Kong /Patra<br />
Ponsel/Telp.: 0817348296 / 0361-7481591<br />
E-mail: postmen_band@yahoo.co.id<br />
Address:  Thirteen Studio, jl. Ida Bagus Oka No. 6, Denpasar &#8211; Bali</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
1. Life No Violence<br />
Tahun rilis: 2002<br />
2. Rock After School I (kompilasi)<br />
Tahun rilis: 2004<br />
3. Wake Up<br />
Tahun rilis: 2007</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Rage Against the Machine, Red Hot Chili Peppers</p>
<p>____________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD POSTMEN</strong></p>
<p><strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/postmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Postmen%20-%20Anak%20Jalanan.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

POSTMEN adalah satu dari sedikit kelompok musik indie Bali yang mampu bertahan melewati begitu ketatnya kompetisi. Berdiri sejak 1999, kontingen asal Denpasar ini teguh bertahan di jalur yang dipilih sejak awal yaitu Rap Metal. Les[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

POSTMEN adalah satu dari sedikit kelompok musik indie Bali yang mampu bertahan melewati begitu ketatnya kompetisi. Berdiri sejak 1999, kontingen asal Denpasar ini teguh bertahan di jalur yang dipilih sejak awal yaitu Rap Metal. Lest yang tadinya memainkan bas sekaligus vokal latar, maju ke depan mengambil alih peran biduan ketika Wira, vokalis sebelumnya, memutuskan mundur. Patra, sejawat dekat Postmen, diajak bergabung mengisi posisi bas. Sementara Kong tetap bertanggungjawab di departemen gitar, dan Bagler pada drum. Pada fajar 2000-an sempat menjadi pengisi tetap The Beat Rock Fest bersama Superman Is Dead dan Navicula serta mendapat kehormatan menjadi salah satu penampil utama pada acara launching iTunes Indonesia (Equinox DMD) bersama KOIL dan Seringai pada 2005, setelah masa tersebut kuartet ini tersimak agak mengurangi frekuensi penampilannya di depan publik. Bisa jadi akibat harus menyesuaikan diri dengan aktivitas baru tiap personel: kerja kantoran. Belakangan ini, mungkin sudah lebih terlatih megatur jadwal, Postmen mulai muncul kembali. Hell yeah, the boys are back in town!
____________________________
ARTIST DETAILS
Nama: POSTMEN
Tanggal/Tahun Berdiri:  17 April 1999
Genre: Rap Metal
Personnel:
1. Kong (gitar)
2. Bagler (drum)
3. Lest (vokal)
4. Patra (bas)
CONTACT
Contact Person :  Kong /Patra
Ponsel/Telp.: 0817348296 / 0361-7481591
E-mail: postmen_band@yahoo.co.id
Address:  Thirteen Studio, jl. Ida Bagus Oka No. 6, Denpasar – Bali
DISKOGRAFI
1. Life No Violence
Tahun rilis: 2002
2. Rock After School I (kompilasi)
Tahun rilis: 2004
3. Wake Up
Tahun rilis: 2007
ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Rage Against the Machine, Red Hot Chili Peppers
____________________________
LISTEN AND DOWNLOAD POSTMEN
</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Alternative, Bands, Metal, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>CHALATRAZ</title>
		<link>http://www.musikator.com/chalatraz/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/chalatraz/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 02:17:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Pop]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=672</guid>
		<description><![CDATA[Chalatraz adalah sebuah band yang berasal dari Bandung dengan aliran yang disebut khusus, &#8220;Eksperimental Core&#8221;. Mereka menyebutnya seperti itu karena lagu yang mereka ciptakan satu sama lain memiliki karakter yang berbeda-beda. Mulai dari Alternative, Rock, Punk Mellodic, Hard Core, sampa Metal. Chalatraz ingin membuat terobosan baru di industri musik tanah air saat ini yang boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fchalatraz%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fchalatraz%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/chalatraz.jpg" rel="shadowbox[sbpost-672];player=img;" title="chalatraz"><img class="size-medium wp-image-673 aligncenter" title="chalatraz" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/chalatraz.jpg" alt="Chalatraz" /></a></p>
<p>Chalatraz adalah sebuah band yang berasal dari Bandung dengan aliran yang disebut khusus, &#8220;Eksperimental Core&#8221;. Mereka menyebutnya seperti itu karena lagu yang mereka ciptakan satu sama lain memiliki karakter yang berbeda-beda. Mulai dari Alternative, Rock, Punk Mellodic, Hard Core, sampa Metal. Chalatraz ingin membuat terobosan baru di industri musik tanah air saat ini yang boleh dibilang sangat monoton. Oleh karenanya Chalatraz mencoba untuk memadukan semua unsur aliran musik untuk menjadi satu kesatuan yang selanjutnya dapat menciptakan suasana baru dalam dunia musik. Di sisi lain Chalatraz ingin merangkul tidak hanya satu penikmat jenis musik tetapi ingin mendapat simpati dari berbagai kalangan musik.</p>
<p>____________________________<span id="more-672"></span></p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: Chalatraz<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : 17 Agustus 2006<br />
Genre: Eksperimental Core</p>
<p>Personnel:<br />
1. Simon (vokal)<br />
2. Zei (gitar)<br />
3. Ardi (gitar)<br />
4. Yoga (bas)<br />
5. Sandi (drum)<br />
6. Nuradi (synthesizer)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person 1: Zei<br />
Tel.: 022-70755754<br />
Contact Person 2: Ardi<br />
Ponsel: 08562225370<br />
E-mail: Chalatraz@yahoo.com<br />
Website/MySpace/Friendster: <a href="http://www.myspace.com/chalatrazvictims">www.myspace.com/chalatrazvictims</a><br />
Address: Komp. Citra Asri Permai Jl. Gunung Cikurai Blok I No. 6 &#8211; Bandung</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
1. Never Be The Same Day (ep)<br />
Label: self-released<br />
Produser: Ardi<br />
Tahun Rilis: 2008</p>
<p><strong>ADDITIONAL INFOS</strong><br />
Influenced by: Dream Theater, Dragon Force, Killswitch Engage, RATM dan banyak lagi<br />
5 best gigs:<br />
1. Java Straat Fest, SMP 5 &#8211; Bandung, 2007<br />
2. Soul Jam Campus, Tri Dharma &#8211; Bandung, 2007<br />
3. Noise Of Sound 2, Dejavu Cafe &#8211; Jakarta, 2008<br />
4. Blood Brothers 7, Marotti Cafe &#8211; Jakarta, 2008<br />
5. Gejulak Kawula Muda, Ardan Pass Studio &#8211; Bandung, 2008<br />
____________________________</p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD CHALATRAZ</strong></p>
<p><strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/chalatraz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Chalatraz%20-%20Matahari.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

Chalatraz adalah sebuah band yang berasal dari Bandung dengan aliran yang disebut khusus, “Eksperimental Core”. Mereka menyebutnya seperti itu karena lagu yang mereka ciptakan satu sama lain memiliki karakter yang berbe[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

Chalatraz adalah sebuah band yang berasal dari Bandung dengan aliran yang disebut khusus, “Eksperimental Core”. Mereka menyebutnya seperti itu karena lagu yang mereka ciptakan satu sama lain memiliki karakter yang berbeda-beda. Mulai dari Alternative, Rock, Punk Mellodic, Hard Core, sampa Metal. Chalatraz ingin membuat terobosan baru di industri musik tanah air saat ini yang boleh dibilang sangat monoton. Oleh karenanya Chalatraz mencoba untuk memadukan semua unsur aliran musik untuk menjadi satu kesatuan yang selanjutnya dapat menciptakan suasana baru dalam dunia musik. Di sisi lain Chalatraz ingin merangkul tidak hanya satu penikmat jenis musik tetapi ingin mendapat simpati dari berbagai kalangan musik.
____________________________
ARTIST DETAILS
Nama: Chalatraz
Tanggal/Tahun Berdiri : 17 Agustus 2006
Genre: Eksperimental Core
Personnel:
1. Simon (vokal)
2. Zei (gitar)
3. Ardi (gitar)
4. Yoga (bas)
5. Sandi (drum)
6. Nuradi (synthesizer)
CONTACT
Contact Person 1: Zei
Tel.: 022-70755754
Contact Person 2: Ardi
Ponsel: 08562225370
E-mail: Chalatraz@yahoo.com
Website/MySpace/Friendster: www.myspace.com/chalatrazvictims
Address: Komp. Citra Asri Permai Jl. Gunung Cikurai Blok I No. 6 – Bandung
DISKOGRAFI
1. Never Be The Same Day (ep)
Label: self-released
Produser: Ardi
Tahun Rilis: 2008
ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Dream Theater, Dragon Force, Killswitch Engage, RATM dan banyak lagi
5 best gigs:
1. Java Straat Fest, SMP 5 – Bandung, 2007
2. Soul Jam Campus, Tri Dharma – Bandung, 2007
3. Noise Of Sound 2, Dejavu Cafe – Jakarta, 2008
4. Blood Brothers 7, Marotti Cafe – Jakarta, 2008
5. Gejulak Kawula Muda, Ardan Pass Studio – Bandung, 2008
____________________________
LISTEN AND DOWNLOAD CHALATRAZ
</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Alternative, Bands, Pop, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>DISCOTION PILL</title>
		<link>http://www.musikator.com/discotion-pill/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/discotion-pill/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 04:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Bands]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Apple Tree vakum cukup lama, Dizta, sang vokalis, pada pertengahan 2006 memutuskan mengajak Dex, drummer di kelompok yang sama, mendirikan DISCOTION PILL. Konsep yang dipilih pun berbeda dari band mereka sebelumnya. Terinspirasi dari perjalanannya ke Jepang dan menonton Boom Boom Satellite, Dizta mengajukan konsep padu padan antara Punk Rock dan Electronica yang segera saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fdiscotion-pill%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.musikator.com%2Fdiscotion-pill%2F&amp;source=musikator&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/dpmsktr.jpg" rel="shadowbox[sbpost-668];player=img;" title="dpmsktr"><img class="alignnone size-medium wp-image-670" title="dpmsktr" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/dpmsktr.jpg" alt="Discotion Pill for Musikator" /></a></p>
<p>Ketika Apple Tree vakum cukup lama, Dizta, sang vokalis, pada pertengahan 2006 memutuskan mengajak Dex, drummer di kelompok yang sama, mendirikan DISCOTION PILL. Konsep yang dipilih pun berbeda dari band mereka sebelumnya. Terinspirasi dari perjalanannya ke Jepang dan menonton Boom Boom Satellite, Dizta mengajukan konsep padu padan antara Punk Rock dan Electronica yang segera saja diiyakan oleh sejawatnya yang lain, Yudha. Penamaan band &#8220;Discotion Pill&#8221; (pil untuk berdisko campur distorsi) yang memang mencerminkan format musikal mereka, juga riang disepakati bersama. Resep yang &#8220;aneh&#8221; buat skena musik di Bali (bisa jadi merupakan yang pertama di Nusantara) ini akhirnya mendapat sambutan meriah dari publik muda. Peminat Punk Rock relatif mudah dirangkul, sementara para gadis penggemar dansa-dansi juga gampang diakrabi. Tak heran jika kontingen asal Kuta ini amat laris diundang manggung di begitu banyak acara (utamanya di Pulau Dewata). Pamor trio ini makin moncer begitu single mereka yang masuk ke album kompilasi <em><strong>MOSHPIT MAVERICKS</strong></em>, <strong><em>Kecewa</em></strong>, menghiasi klasemen atas radio-radio lokal. Dan beberapa bulan setelah album penuh, <em><strong>AMPHETAMINE</strong></em>, dirilis, sosok legendaris dari Jerman, Peter Heckman, menyediakan dirinya untuk memproduseri Discotion Pill. Right on!</p>
<p>___________________________</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama : DISCOTION PILL<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : Pertengahan 2006<br />
Genre : Prog-Trance Punk Rock</p>
<p>Personel :<br />
1. Diz (vokal, gitar, teroris elektronik)<br />
2. Dex (bas)<br />
3. Dha (drum)</p>
<p><strong>CONTACT DETAILS</strong><br />
Contact Person : Dizta<br />
Ponsel/Telp : 08174733277<br />
E-mail : pop_poison@yahoo.com<br />
Webspace :<br />
<a href="http://www.myspace.com/discotionpill">http://www.myspace.com/discotionpill</a><br />
<a href="http://www.friendster.com/discotionpill" target="_blank">http://www.friendster.com/discotionpill</a><br />
Address : Jl. Kubu Anyar no. 105 x Br. Anyar Kuta &#8211; Bali</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
1. Amphetamine<br />
Label: Heaven Records<br />
Tahun terbit: Desember 2007<br />
2. Moshpit Mavericks (kompilasi)<br />
Single: Kecewa<br />
Label: The Blado Beatsmith<br />
Tahun terbit: 2007</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/discotionpillmusikator1.jpg" rel="shadowbox[sbpost-668];player=img;" title="discotionpillmusikator1"><img class="size-medium wp-image-671 aligncenter" title="discotionpillmusikator1" src="http://www.musikator.com/wp-content/uploads/2008/07/discotionpillmusikator1.jpg" alt="Discotion Pill - logo" /></a></p>
<p><strong>LISTEN AND DOWNLOAD DISCOTION PILL</strong></p>
<p><strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/discotion-pill/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Discotion%20Pill%20-%20Injection.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
		<itunes:duration>0:00:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>
			
				
			
		

Ketika Apple Tree vakum cukup lama, Dizta, sang vokalis, pada pertengahan 2006 memutuskan mengajak Dex, drummer di kelompok yang sama, mendirikan DISCOTION PILL. Konsep yang dipilih pun berbeda dari band mereka sebelumnya. Terinspi[...]</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>
			
				
			
		

Ketika Apple Tree vakum cukup lama, Dizta, sang vokalis, pada pertengahan 2006 memutuskan mengajak Dex, drummer di kelompok yang sama, mendirikan DISCOTION PILL. Konsep yang dipilih pun berbeda dari band mereka sebelumnya. Terinspirasi dari perjalanannya ke Jepang dan menonton Boom Boom Satellite, Dizta mengajukan konsep padu padan antara Punk Rock dan Electronica yang segera saja diiyakan oleh sejawatnya yang lain, Yudha. Penamaan band “Discotion Pill” (pil untuk berdisko campur distorsi) yang memang mencerminkan format musikal mereka, juga riang disepakati bersama. Resep yang “aneh” buat skena musik di Bali (bisa jadi merupakan yang pertama di Nusantara) ini akhirnya mendapat sambutan meriah dari publik muda. Peminat Punk Rock relatif mudah dirangkul, sementara para gadis penggemar dansa-dansi juga gampang diakrabi. Tak heran jika kontingen asal Kuta ini amat laris diundang manggung di begitu banyak acara (utamanya di Pulau Dewata). Pamor trio ini makin moncer begitu single mereka yang masuk ke album kompilasi MOSHPIT MAVERICKS, Kecewa, menghiasi klasemen atas radio-radio lokal. Dan beberapa bulan setelah album penuh, AMPHETAMINE, dirilis, sosok legendaris dari Jerman, Peter Heckman, menyediakan dirinya untuk memproduseri Discotion Pill. Right on!
___________________________
ARTIST DETAILS
Nama : DISCOTION PILL
Tanggal/Tahun Berdiri : Pertengahan 2006
Genre : Prog-Trance Punk Rock
Personel :
1. Diz (vokal, gitar, teroris elektronik)
2. Dex (bas)
3. Dha (drum)
CONTACT DETAILS
Contact Person : Dizta
Ponsel/Telp : 08174733277
E-mail : pop_poison@yahoo.com
Webspace :
http://www.myspace.com/discotionpill
http://www.friendster.com/discotionpill
Address : Jl. Kubu Anyar no. 105 x Br. Anyar Kuta – Bali
DISKOGRAFI
1. Amphetamine
Label: Heaven Records
Tahun terbit: Desember 2007
2. Moshpit Mavericks (kompilasi)
Single: Kecewa
Label: The Blado Beatsmith
Tahun terbit: 2007

LISTEN AND DOWNLOAD DISCOTION PILL
</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Alternative, Bands, Electronic, Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>no</itunes:block>
	</item>
	</channel>
</rss>

