<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.musikator.com/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.musikator.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">

<channel>
	<title>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia</title>
	
	<link>http://www.musikator.com</link>
	<description>Indonesia Music Directory, featuring free downloads from the finest Indonesian independent bands.</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 12:44:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>in</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<!-- podcast_generator="podPress/8.8" -->
		<copyright>© </copyright>
		<managingEditor>robinmalau@gmail.com ()</managingEditor>
		<webMaster>robinmalau@gmail.com()</webMaster>
		<category />
		<ttl>1440</ttl>
		<itunes:keywords />
		<itunes:subtitle />
		<itunes:summary />
		<itunes:author />
		<itunes:category text="Music" />
		<itunes:owner>
			<itunes:name />
			<itunes:email>robinmalau@gmail.com</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://www.musikator.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<image>
			<url>http://www.musikator.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
			<title>Musikator | Blog Direktori Musik Indonesia</title>
			<link>http://www.musikator.com</link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<media:copyright>©</media:copyright><media:thumbnail url="http://www.musikator.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" /><media:keywords></media:keywords><media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Music</media:category><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.musikator.com/musikatorpods" type="application/rss+xml" /><item>
		<title>CUPUMANIK</title>
		<link>http://www.musikator.com/cupumanik/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/cupumanik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 02:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=866</guid>
		<description><![CDATA[
Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemunculannya di kota Kembang Bandung, Cupumanik tampil sebagai band cover song lagu-lagu semacam: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/cupumanik/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Cupumanik%20-%20Maha%20Rencana.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Di tahun 1996 band ini terbentuk, Che (vocal) dan Iyak (bass) adalah yang pertama menemukan dan mendirikan band ini. Bandunglah kota yang ditakdirkan untuk mempertemukan para personelnya dan membesarkan band ini. Pada awal kemunculannya di kota Kembang Bandung, Cupumanik tampil sebagai band cover song lagu-lagu semacam: Pearl Jam, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, Foo Fighters sampai Alice in Chains.

Tepat ketika musik grunge sedang bergulir di era itu, Cupumanik mulai dikenal sebagai bintang tamu di banyak acara musik grunge, sebut saja acara grunge pertama dan terbesar di Bandung yang sangat fenomenal yaitu "Grungy", di event tersebut Cupumanik menarik banyak perhatian dari publik musik Bandung. Setelah itu mulailah merambah job manggung ke kampus-kampus, pensi, off air radio dan cafe yang sengaja membuat event seperti "99% Grunge", "Seattle Sound Nite".

Di tahun 1999, Cupumanik sudah mulai mengenalkan musik mereka sendiri, mereka sudah mulai memiliki keinginan kuat untuk mencari bentuk dan identitas musikal mereka. Lagu yang pertama kali diciptakan adalah berjudul Kuyup, sebuah penjelajahan musikal yang sangat blues dengan lirik yang sangat personal, mengenai deskripsi estetika sex. Lagu kedua yaitu Tentang Abu-Abu, sebuah lirik instrospektif mengenai diri yang sedang "high" tiba-tiba tersadar mendengar senandung adzan magrib. Lalu Aib sebuah lagu yang tercipta karena sebuah kondisi nyata seorang teman wanita yang dibuang keluarga dengan kisah hamil di luar nikah. Lagu Aib-lah yang membuat band ini makin dikenal, setelah lagu ini masuk ke dalam chart indie di radio.

Di tahun 2001, band ini makin menemukan bentuk musikalnya, fondasipun semakin kuat didukung personel yang makin solid setelah berganti-ganti personel sebelumnya. Che dan Iyak akhirnya menemukan Rama (gitar), Eski (gitar) dan Dony (drum). Single Maha Rencana di-publish oleh salah satu majalah sub culture bernama Ripple, dalam sebuah kaset dari bonus majalah mereka. Single Maha Rencana-lah sebuah tiket menuju scene music Bandung yang sangat heterogen dan besar persaingannya.

Rencana untuk merilis album sendiri dengan jalan independen akhirnya buyar setelah ada tawaran dari label major Sony Music, tawaran pertama dari mereka adalah membuat split album, side A CUPUMANIK dan side B adalah band Jakarta SAINT LOCO. Tawaran itu ditolak Cupumanik, tak lama setelah lobby-lobby panjang dengan Sony Music, label major lokal Aquarius Musikindo langsung menawari mereka full album di bawah bendera Pop Music/Aquarius. Tahun 2004 Cupumanik resmi bergabung dengan Aquarius untuk 2 album. Debut album major bertitel Cupumanik akhirnya rilis secara nasional pada April 2005. Dengan single pertama Maha Rencana.

Sebelum rilis album, di tengah-tengah masa rekaman album, Cupumanik melakukan rangkaian tour bersama band alternative /RIF yang juga asal Bandung, tour 5 kota di mulai dari kota Surabaya, berlanjut ke Malang, Yogyakarta, Cirebon dan berakhir di Jakarta. Di tahun 2005 akhir, band ini masuk kedalam album soundtrack film "Dealova" dengan single Perkenankan Aku Mencintainya, sebuah lirik yang memaparkan hubungan pelik sepasang kekasih yang berbeda agama. Single kedua dengan judul Bukan Saat Ini diluncurkan di akhir 2006, dan lagu ini pun masuk sebagai soundtrack film layar lebar "Ada Aku Kamu Ada", di bulan Mei 2008.

Konsep "Love, Live and Empatyhy" menjadi tag line atau slogan yang sengaja dihembuskan kepada publik dan media sebagai sebuah slogan representatif atau gambaran lirik-lirik yang terkandung di album pertama mereka. Media bahkan menyebut mereka sebagai "sebuah band empathy rock", "Band Grunge dari Bandung" dan ungkapan lain dari media seperti "Seattle Rock on Acid". Publik grunge lokal, komunitas grunge di Jakarta, Bandung, Palembang, Cirebon, Bogor mengundang show mereka atas nama musik grunge, dan Cupumanik berkali-kali tampil sebagai headline dalam acara grunge seperti "Pearl Jam Nite" dengan sambutan yang sangat baik.

Saat </itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,News,,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/Cupumanik%20-%20Maha%20Rencana.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>DIALOG DINI HARI</title>
		<link>http://www.musikator.com/dialogdinihari/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/dialogdinihari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 13:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Alternative]]></category>

		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[Pop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[
Apa yang biasanya paling diharapkan dari sebuah album side-project? Tentunya sisi (ideal?) lain yang belum pernah ditampilkan musisi itu sendiri di mata dan atau telinga para penggemarnya secara luas.
Pada akhir kuartal pertama di tahun 2008, para motor penggerak dua band besar asal Bali, Dadang S.H. Pranoto dari NAVICULA dan Ian Joshua Stevenson serta Mark Liepmann [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/dialogdinihari/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Dialog%20Dini%20Hari%20-%20Hati%20Hati.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Apa yang biasanya paling diharapkan dari sebuah album side-project? Tentunya sisi (ideal?) lain yang belum pernah ditampilkan musisi itu sendiri di mata dan atau telinga ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Apa yang biasanya paling diharapkan dari sebuah album side-project? Tentunya sisi (ideal?) lain yang belum pernah ditampilkan musisi itu sendiri di mata dan atau telinga para penggemarnya secara luas.

Pada akhir kuartal pertama di tahun 2008, para motor penggerak dua band besar asal Bali, Dadang S.H. Pranoto dari NAVICULA dan Ian Joshua Stevenson serta Mark Liepmann dari KAIMSASIKUN, duduk bersama. Menyepakati diri mengalirkan dialog bebas lepas tengah malam dan merangkumnya ke dalam musik dan notasi sederhana. Sembari sejenak menanggalkan emblem yang telah menahun melekat pada eksistensi Navicula yang sering dijuluki neo-green-psychedelic-grunge-core dan Kaimsasikun dengan stempel deep-psycho-brit-rock-nya.

Leburan demi leburan blues, folk dan ballad ditakar oleh DIALOG DINI HARI sedemikian tepat sebagai degup-melodi penghantar pesan ringan-cerdas-indah dalam warna vokal bariton yang merdu menyeruak dari dalam luka yang membekas. Sedangkan dominasi suara gitar akustik dan semi-steel-dobro yang khas, plus selingan gesekan steel-slide yang kasar dan ekspresif berhasil membangun dinamika nuansa live yang sangat terjaga.

Ke empat belas nomor pada album bertajuk Beranda Taman Hati a.l: Renovasi Otak, Beranda Taman Hati, Bumiku Buruk Rupa, Sahabatku Jadi Hantu, Hati-Hati, dll. sebagian besar ditulis Dadang SH Pranoto selaku biduan/gitaris dan ditata Ian Joshua Stevenson/basis. Sedangkan sektor beat apik diracik oleh Mark Liepmann. Keseluruhan karya mereka yang mencitrakan kepekaan pada relita sosial dan fenomena alam ini juga mendapat seabreg sokongan dari sederet musisi kondang pulau dewata macam; Ed Eddy Rsdvs/piano #38; organ, Windu Supersoda/pianika, Sari Nymphea. Tak ketinggalan Rio, maestro peniup terompet dari Saharadja.


Di tangan Igo (produser muda kontroversial yang pernah 'mengantar' Ed Eddy #38; Residivis hingga terganjar 6 bulan penjara dengan masa percobaan setahun akibat lagu berjudul Anjing yang dianggap menghina institusi kepolisian) dan rekannya Peter Heckmann asal Jerman (pelaku seni balik-layar projek T.A.T.U., Enya, Depeche Mode hingga Duran Duran) yang bertindak sebagai produser eksekutif, trio ini diproyeksikan untuk dapat terbit membawa pencerahan segar bagi insan penikmat musik dengan ajakan sederhana: Berdialog merenovasi otak dan fisik.
...perlu sedikit renovasi otak, biar tak terkotak-kotak seperti tv atau bak mandi. Seperti baju ini.
Renovasi fisik biar tak gampang sakit. Seperti gunung yang agung. Seperti Tuhan yang murung...
Renovasi Otak ndash; Dialog Dini Hari.
__________________________

ARTIST DETAILS
Nama: DIALOG DINI HARI
Tanggal/Tahun Berdiri: Maret 2008
Genre: Caffeine Blues Folk

Personel:
1. Dadang S.H. Pranoto (biduan, gitar)
2. Ian Joshua Stevenson (bas)
2. Mark Liepmann (drum, perkusi)

CONTACT
Contact Person: Igo
Ponsel: 08123813546
E-mail: dialogdinihari@gmail.com
Website/MySpace/Friendster:
http://www.myspace.com/dialogdinihari
musikator.com/dialogdinihari
Alamat: Jl. Tukad Yeh Aya XI/4, Renon, Denpasar - Bali

DISKOGRAFI
Album Penuh
1. Beranda Taman Hati
Label: The Blado Beatsmith
Tahun Terbit: 2008
Produser: Igo
Produser Eksekutif: Peter Heckmann

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: John Butler Trio, Ben Harper

___________________________

LISTEN AND DOWNLOAD DIALOG DINI HARI

</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Alternative,,Bands,,Pop</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/Dialog%20Dini%20Hari%20-%20Hati%20Hati.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>WRONG WAY</title>
		<link>http://www.musikator.com/wrong-way/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/wrong-way/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 06:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[
Bagi pecinta musik yang tinggal di kota lumpia pasti tidak asing dengan band bernama WRONG WAY yang begitu rajin menyambangi pentas besar maupun kecil di wilayah Jawa Tengah. Adalah Muhamad Mursid a.k.a. More-Shit (vokalis), Tyas Hendarta a.k.a. Tonggeng (gitaris), David Chemal a.k.a. Dapp (basis) dan Yohanes Irawan a.k.a. Wawan (dramer), yang tergabung dalam band yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/wrong-way/feed/</wfw:commentRss>
	<!-- Media File exists for this post, but its not enabled for this feed -->
	</item>
		<item>
		<title>NEVERALL</title>
		<link>http://www.musikator.com/neverall/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/neverall/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 23:56:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[
NEVERALL dibentuk pada April 2006. Hi-Standard, Useless ID dan Rufio yang selalu mengisi ruang telinga NeveRaLL sedikit banyak mempengaruhi pola bermusik NeveRaLL. Dan seiring dengan waktu, NeveRaLL mulai belajar untuk menciptakan lagu-lagunya sendiri. Awalnya NeveRaLL beranggotakan empat personel, sayangnya pada 25 Januari 2008 sang vokalis memutuskan untuk mundur dan kini menyisakan tiga personel dengan kemampuan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/neverall/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/NeveRall%20-%20Workless.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>NEVERALL dibentuk pada April 2006. Hi-Standard, Useless ID dan Rufio yang selalu mengisi ruang telinga NeveRaLL sedikit banyak mempengaruhi pola bermusik NeveRaLL. Dan seiring dengan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>NEVERALL dibentuk pada April 2006. Hi-Standard, Useless ID dan Rufio yang selalu mengisi ruang telinga NeveRaLL sedikit banyak mempengaruhi pola bermusik NeveRaLL. Dan seiring dengan waktu, NeveRaLL mulai belajar untuk menciptakan lagu-lagunya sendiri. Awalnya NeveRaLL beranggotakan empat personel, sayangnya pada 25 Januari 2008 sang vokalis memutuskan untuk mundur dan kini menyisakan tiga personel dengan kemampuan dan skill yang seadanya untuk terus berusaha membuat sesuatu yang baru.
NeveRaLL mulai mencoba menampilkan warna musik mereka sendiri dengan mengeksplorasi music melodic punk dengan sentuhan japanese music atau mereka sebut secara pribadi dengan Melodic Jappunk. Dan setelah mengisi beberapa event di Jatinangor dan Bandung, NeveRaLL akhirnya mencoba untuk membuat Demo EP yang dirilis pada awal 2007 oleh record labelnya sendiri yaitu worklessrecdiv., dengan menampilkan 5 lagu andalannya.


Konsep Lo-Fi Punk yang diusung NeveRaLL merupakan prinsip gaya hidup dan attitude yang dijalani oleh sebagian besar personil NeveRaLL untuk menjauhkan diri dari narkoba dan alkohol. Hidup yang lurus sebagai rsquo;punkrsquo;, karena menjadi rsquo;punkrsquo; adalah menjadi seorang yang ber-attitude untuk berjuang mandiri untuk kebaikan semua hal yang ada disekitarnya.

Sebagai prestasi awal, single Just Tell Me Its Not True menjadi hot pick di satu acara yang menjadi salah satu pelopor acara indie di radio-radio di Kota Bandung (IndieOz, Juni 2007) dan pada Agustus 2007, tanpa diduga NeveRaLL telah mencuri perhatian Indie Label dari Filipina, Northern Territory Records, untuk merilis ulang Demo EP tersebut menjadi fourway split album di negaranya. Selain itu, NeveRaLL dinyatakan sebagai rdquo;new talented punk bandrdquo; oleh salah satu situs indie lokal (www.rawdep.com, September 2007). Pada akhir tahun ini tanpa diduga hit single Just Tell Me Its Not True menjadi salah satu track list bersama Pennywise dan Disconnected (Week 53 / Desember, 2007) dan menjadi peringkat 8 dalam top ten di bulan Februari 2008 mengungguli ldquo;The Pretenders - Foo Fighter" (Week 57 / Januari 2008) di www.rockintheshed.com yang merupakan salah satu cyber radio yang di-relay di 7 radio di 3 negara berbeda (Kanada, Selandia Baru dan Australia).

Pada tahun 2008 ini NeveRaLL mengeluarkan beberapa singlenya dalam kompilasi-kompilasi lokal. September 2008, misalnya, NeveRaLL ikut ambil bagian bersama band lain yang sudah ternama seperti Close Head dan Sendal Jepit dalam Family Compilation Vol.1 di bawah naungan Linoleum Records dengan Single terbarunya Mama...Bangunkan Aku!!.

___________________________

ARTIST DETAILS
Nama: NEVERALL
Tanggal/Tahun Berdiri: April 2006
Genre: Melodic Jappunk

Personel:
1. OlegZ (biduan, gitar)
2. GlngZ (bas, vokal latar)
3. HekZ (drum)

CONTACT
Contact Person: Gilang
Ponsel: 08882371251
E-mail: thmfsc@yahoo.co.id
Website/MySpace/Friendster: http://www.myspace.com/neveralllofipunk
Alamat: Jl. Tamansari Atas no.46/59 RT.01 RW.14, Bandung, Jawa Barat

DISKOGRAFI
Album Penuh
1. An Ordinary Thing (mini album)
Label: Wrklsrecdiv
Tahun Terbit: 2007
Album Kompilasi
1. Taking Chances
Label: Northern Territory (Filipina)
Tahun Terbit: 2007
2. Family Compilation vol. 1
Track: Mama Bangunkan Aku
Label: Linoleum Records
Tahun Terbit: September 2008

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Hi-Standard

_____________________

LISTEN AND DOWNLOAD NEVERALL

</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,News,,Punk,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/NeveRall%20-%20Workless.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>DOOMSDAY</title>
		<link>http://www.musikator.com/doomsday/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/doomsday/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 15:34:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[
DOOMSDAY terbentuk pada akhir tahun 2005. Awalnya band ini bernama Jessica the Bastard sebelum berganti menjadi Doomsday. Nama Doomsday sendiri diambil dari cerita komik Marvel &#8220;Superman vs Doomsday&#8221;.
Doomsday mencoba untuk memainkan musik yang sedikit komersil dipadu antara punk dengan sentuhan pop, dan musik yang dimainkan memberikan suatu ciri khas tersendiri untuk Doomsday.
Doomsday sendiri terinspirasi oleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/doomsday/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Doomsday%20-%20Just%20For%20You.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>DOOMSDAY terbentuk pada akhir tahun 2005. Awalnya band ini bernama Jessica the Bastard sebelum berganti menjadi Doomsday. Nama Doomsday sendiri diambil dari cerita komik Marvel ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>DOOMSDAY terbentuk pada akhir tahun 2005. Awalnya band ini bernama Jessica the Bastard sebelum berganti menjadi Doomsday. Nama Doomsday sendiri diambil dari cerita komik Marvel "Superman vs Doomsday".

Doomsday mencoba untuk memainkan musik yang sedikit komersil dipadu antara punk dengan sentuhan pop, dan musik yang dimainkan memberikan suatu ciri khas tersendiri untuk Doomsday.
Doomsday sendiri terinspirasi oleh band - band seperti Blink 182, Box Car Racer, Green Day dan Bowling for Soup.

Pada 27 Agustus 2006 Doomsday sempat menjuarai Young Band Festival yang diadakan di Roxy Square, Jakarta. Di kejuaraan tersebut Doomsday memperoleh 2 penghargaan bergengsi: The Best Band serta The Best Guitar, serta mendapatkan uang tunai.

Seiring waktu, musik yang dimainkan oleh Doomsday lebih matang dan dewasa. Hingga akhirnya pada 26 April 2008 di Jakarta Pusat tepatnya di Dejavu Cafe Doomsday merilis mini album bertajuk Just For You lewat Sauce and Sausage Records, berisikan 6 lagu dengan hit single andalan Jakartaku, Nerakaku.

Kini Doomsday sedang dalam tahap pembuatan video clip di Jakarta.

____________________

ARTIST DETAILS
Nama: DOOMSDAY
Tanggal/Tahun Berdiri: 2005
Genre: Pop Punk

Personel:
1. Encuz (biduan, gitar)
2. Rendy (bas)
3. Upi (gitar)
4. Wandi (drum)

CONTACT
Contact Person 1: Encuz
Ponsel/Telepon: 08568217778
E-mail: encus_dmd@yahoo.com
Contact Person 2: Allay ERROR
Ponsel/Telepon: 08571083 5666 / 021-91677045
E-mail: doomsday_invasion@yahoo.co.id
Website/MySpace/Friendster:
 http://www.myspace.com/doomsdayinvasion
 http://www.friendster.com/doomsday13
Alamat: Jl. Trocadero no. 15 Ruko Piazza de Europe, Karawaci, Tangerang, Banten

DISKOGRAFI
Album Penuh
1. Just For You (mini album)
Label: Sauce and Sausage Records
Tahun Terbit: 2008
Album Kompilasi
1. Piercing the Limit
Track: Too Late
Label: Z Record
Tahun Terbit: 2007

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Blink 182, Box Car Racer, Rufio, Bowling for Soup. Green Day

_____________________

LISTEN AND DOWNLOAD DOOMSDAY

</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,News,,Punk,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/Doomsday%20-%20Just%20For%20You.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>GEEKSSMILE: Warta Aktual + Hadiah 2 Tembang Anyar</title>
		<link>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 23:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Free Stuffs]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[
Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. 

Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul Upeti Untuk Macan Asia yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/geekssmile-warta-aktual-hadiah-2-tembang-anyar/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Geekssmile%20-%20Streetjunkie.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. 


Geekssmile baru saja menyelesaikan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi. 


Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul Upeti Untuk Macan Asia yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk mengupload 2 lagu yang di bawah sebagai teaser. Album akan berbentuk full album, jenis musiknya akan banyak berubah karena banyaknya input baik dari scene, personal life masing-masing personel, berbagai macam substansi (hmm...) maupun dari koleksi cd yang semakin menumpuk. Kami juga menggunakan metode baru dalam membuat lagu, dan dari beberapa orang yang saya mintai pendapatnya, semuanya mengiyakan bahwa ada "environment" dan "atmosfir" yang tercipta di tiap lagu, terlepas dari mereka bersimpati kepada Geekssmile atau tidak, saya tidak terlalu perduli *Karena itu saya kirimkan lagunya pada Dethu, I need your comment badly* Hal-hal di atas secara nyata mempengaruhi pola berpikir dan cara pandang kami terhadap lingkungan, dan tentu saja sistem yang ada di sekeliling kami.

Lirik Yuri tidak banyak berubah, dia masih marah dan masih sangat tajam. Lirik saya sedikit banyak berubah karena saya menghabiskan 2 tahun terakhir saya di Kutafornia dan mulai sedikit carried out, hehe... coba deh cek Streetjunkie, you'll know what I mean. But I'm still angry though... You can count on me on it.

Bicara masalah Streetjunkie, berarti bicara masalah album kedua ini, kami banyak melakukan analogi dan memvisualisasikan hal-hal di sekeliling kami, sedikit mengurangi direct doktrin, lebih mengetengahkan direct approach.

Streetjunkie adalah demonstran, dan liriknya adalah percampuran antara lirik hardcore positif dan psychedelic yang trippy (lyrics below). Di album ini kami mendansakan revolusi dan Marcos adalah DJ-nya. Yeah!

Revoltanthem, sesuai namanya, adalah lagu revolusi abadi. Lagu ini adalah salah satu materi awal Upeti Untuk Macan Asia. Nuansa rapcorenya masih sangat terasa di sini. Tapi pada sesi take vokal, di bagian akhir lagu saya merubah cara menyanyi saya gara-gara Tom Araya.


Sesi 1 dan 2 album direkam di Amps studio Jimbaran, milik Arnaud (eks manager Navicula, dia cukup banyak membantu di album ke-2 ini). Metode rekaman adalah full analog (dengan pita = no editing = really tiring). Kami memilih studio Amps karena sound yang dihasilkan sesuai dengan kriteria yang kami inginkan. The price is quite expensive though. Untuk satu shift kami harus merogoh 750.000,-. Salah satu alasan kenapa kami harus serius (dan menjual) album ini, tidak seperti Jurnal Perang Indonesia (JPI) yang pada awalnya gratis.

Lagu-lagu yang direkam pada 2 sesi awal ini adalah Streetjunkie, Mendobrak Dominasi, Revoltanthem, Rebeldia dan Black Blood Green Thunder. Sampai email ini ditulis, progress sudah mencapai transfer data (dari pita ke protools). Semua lagu di 2 sesi ini direkam tanpa metronom, karena kami mempertanggungjawabkan lirik kami .
..emosi adalah metronomku...
*Peluru Distorsi* (album Jurnal Perang Indonesia)


Sesi 3 rencananya akan direkam di DQ studio di daerah Siulan - Denpasar (DQ studio sukses merekam Discotion Pill, Born by Mistake dll). Studio ini memakai metode digital untuk merekam dan kami merasa soundnya tepat untuk lagu-lagu yang akan direkam di sesi terakhir ini. Adapun lagu yang rencananya akan direkam adalah Tuhan Tuhan Baru, Bayang Tak Berwajah, Aku Adalah Peluru (Napalm Drive), Parallel Hostilities dan Lepas Kontrol.

Kami tidak melakukan featuring di album ini, karena sudah sangat eksperimental. Kami ingin dikenal sebagai Geekssmile, bukan RATM Indonesia.

Slayer, [Old] Metallica, Led Zeppelin, Jimi Hendrix, Kool and The Gang, Earth Wind and Fire, Tool dan bahkan Soundgarden (terimakasih Robi, you made a good job bro) akan banyak terdengar di album ini.

Intinya di album ini adalah kami ingin membuat suasana di tiap lagu, dan mene</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Free,Stuffs,,News,,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/Geekssmile%20-%20Streetjunkie.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>THE HOMOUS</title>
		<link>http://www.musikator.com/the-homous/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/the-homous/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 23:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>musikator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[
THE HOMOUS terbentuk pada tahun 1998, diawali dengan sebentuk pertemanan 3 anak remaja di salah satu SMP di Bandung yaitu Agung Maskund, Ricky Kijo, Ade Beute yang sepakat untuk membentuk sebuah band dengan genre Melodic Punk. Tahun demi tahun, dari satu panggung ke panggung lain, akhirnya The Homous merasa adanya kekurangan dari segi musikalitas: kosong! [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/the-homous/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/The%20Homous%20-%20Let%20Twist,%20Lick%20and%20Drunk.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>THE HOMOUS terbentuk pada tahun 1998, diawali dengan sebentuk pertemanan 3 anak remaja di salah satu SMP di Bandung yaitu Agung Maskund, Ricky Kijo, Ade ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>THE HOMOUS terbentuk pada tahun 1998, diawali dengan sebentuk pertemanan 3 anak remaja di salah satu SMP di Bandung yaitu Agung Maskund, Ricky Kijo, Ade Beute yang sepakat untuk membentuk sebuah band dengan genre Melodic Punk. Tahun demi tahun, dari satu panggung ke panggung lain, akhirnya The Homous merasa adanya kekurangan dari segi musikalitas: kosong! Untuk menanggulangi kekosongan tersebut maka pada tahun 2002 sepakat untuk dinambah 1 orang personel untuk mengisi gitar pengiring. Namanya Vmy Sly. Remaja penggemar musik disko 80an dan NUFAN.

Pada tahun 2007 The Homous mengalami pergantian personil pada drum untuk jangka waktu selama 1 tahun dikarenakan Ade harus menyelesaikan pekerjaan kantornya di Australia. Posisi drum pun diisi oleh Aji dan Gordo, sampai akhirnya pada bulan Juli tahun 2008 Ade pun kembali ke Indonesia dan siap bertempur kembali bersama The Homous untuk meramaikan blantika musik dunia dan Nusantara pada khususnya.

__________________________

ARTIST DETAILS
Nama: THE HOMOUS
Tanggal/Tahun Berdiri: 1988
Genre: Melodic Punk

Personel:
1. Ricky Kijo (biduan, bas)
2. Agung Maskund (high guitar)
3. Vmy Sly (low guitar, vokal latar)
4. Ade Beuteu (drum)

CONTACT
Contact Person: Agung Maskund
Ponsel/Telepon: 022-92428161
E-mail: agungmaskund@yahoo.com
Website/MySpace/Friendster:    http://www.myspace.com/thehomous24
Alamat: Jl. Rengasdengklok IV no. 20, Antapani, Bandung 40291

DISKOGRAFI
Album Kompilasi
1. Hard vs Melodic
Track: Aku, Kami, dan Bapakmu
Label: Whatever Records
Tahun Rilis: 2002
2. Miller Time Live Good Call
Track: Let's Twist, Lick and Drunk
Label: Venom Records
Tahun Rilis: 2005
3. Touching Rainbow
Track: Angelia
Label: Sightless Records
Tahun Rilis: 2006
4. Mediction for Reflection
Track: Teenage Superstar
Label: Sightless Records
Tahun Rilis: 2007
5. Melodic Way
Track: Teenage Supershit
Label: Useless Records
Tahun Rilis: 2008

_________________________

LISTEN AND DOWNLOAD THE HOUMOUS

</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,News,,Punk,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/The%20Homous%20-%20Let%20Twist,%20Lick%20and%20Drunk.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>SAJAMA CUT</title>
		<link>http://www.musikator.com/sajama-cut/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/sajama-cut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=699</guid>
		<description><![CDATA[
SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single Less Afraid sebagai soundtrack film Janji Joni.
Pada awal September 2005, Sajama Cut merilis album kedua mereka; The Osaka Journals di bawah label [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/sajama-cut/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/Sajama%20Cut%20-%20Fin%20(Sintecoraz).mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>SAJAMA CUT, band Indie rock asal Jakarta yang kini formasinya adalah Marcel Thee, Dion Panlima Reza, R. Banu Satrio, Andreas Humala S., Randy Appriza Akbar; mulai mencuri perhatian publik muda sejak dirilisnya single Less Afraid sebagai soundtrack film Janji Joni.

Pada awal September 2005, Sajama Cut merilis album kedua mereka; The Osaka Journals di bawah label Universal Music Indonesia (menjadikan mereka artis lokal Universal Music Indonesia yang pertama). Rekaman berisi sebelas lagu ini mengedepankan Fallen Japanese; yang mewakili musik Sajama Cut secara keseluruhan; sebagai single pertamanya. The Osaka Journals dirilis dalam bentuk Enhanced CD dan MC (kaset).

Fallen Japanese sering diputar oleh radio-radio di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan kota-kota lain di Indonesia. Fallen Japanese dan Less Afraid yang menjadi salah satu "most requested song" dan menduduki posisi tertinggi chart MTV JAMU dan Prambors Nubuzz di Jakarta dan radio-radio lainnya. Video klip untuk Fallen Japanese seperti video klip pertama Sajama Cut untuk Less Afraid, juga menjadi salah satu high rotation video seperti di MTV Global serta O-Channel.

Awal Agustus 2006, Sajama Cut turut serta mengisi soundtrack untuk sebuah film indie lokal berjudul "Foto, Kotak, Jendela". Di film tersebut, Sajama Cut melantunkan versi demo dari 4 lagu baru mereka.

Lalu pada 2007 Marcel dkk merilis mini album Nemesis, diikuti kemudian pada 2008 dengan album remix  yang melibatkan sejawat Sajama Cut dari seluruh belahan dunia, persis seperti tajuknya: L'Internationale
*Diolah dari berbagai sumber

____________________________

ARTIST DETAILS
Nama: SAJAMA CUT
Tanggal/Tahun Berdiri : 2001
Genre: Indie Rock

Personnel:
1. J. Marcel Thee (gitar, vokal, serbaneka instrumen)
2. Dion Panlima Reza
3. R. Banu Satrio
4. Andreas Humala S.
5. Randy Appriza Akbar

CONTACT
Contact Person : Eric
Ponsel/Telp.: 08562329958
E-mail: info@sajamacutband.com
Website/MySpace/Friendster:
www.sajamacutband.com
www.myspace.com/sajamacut
www.friendster.com/sajamacut

DISKOGRAFI

Album Penuh:
1. Apologia
Label: self-released
Tahun terbit: 2002
2. The Osaka Journals
Label: The Bronze Medal Recording Company/Universal Music Indonesia
Tahun terbit: 2005

Mini Album/EP
1. The Nemesis
Label: The Bronze Medal Recording Company
Tahun terbit: 2007

Remixes
1. L'Internationale
Label: The Bronze Medal Recording Company
Tahun terbit: 2008

Album Kompilasi
1. JKT: SKRG vol. 1
Track: Less Afraid
Label: Aksara Records
Tahun terbit: 2004
2. Janji Joni OST
Track: Less Afraid
Label: Aksara Records
Tahun terbit: 2005
3. Alila Compilation
Label: Alila records
Tahun terbit: 2006
4. Mesin Distorsi vol. 1
Label: Distorsi
Tahun terbit: 2002
5. Crack'n D' Egg
Label: Crack'n D Egg Records
Tahun terbit: 2003
6. Total Feedback
Label: Total Feedback Records
Tahun terbit: 2003

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Hank Williams, The Feelies, Wire, The Church

_________________________

LISTEN AND DOWNLOAD SAJAMA CUT

[display podcast]</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,News,,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/Sajama%20Cut%20-%20Fin%20(Sintecoraz).mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>THE HYDRANT: Kabar Terkini + Bonus 2 Lagu Baru</title>
		<link>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 09:47:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasnya amat wangi. Kerap nongol di majalah juga tivi, tour Jawa - Bali konstan tanpa henti.  Namun setelahnya,  beringsut sirna [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/the-hydrant-kabar-terkini-bonus-2-lagu-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/The%20Hydrant%20-%20The%20Road%20of%20My%20Life.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Wih, pasti, selain saya, pasti banyak publik muda yang bertanya-tanya: The Hydrant kemana? Apa kabarnya? Benar, these last 6 months inventor Rockabilly asal Bali ini bak lenyap ditelan bumi. Padahal 1-2 tahun sebelumnya popularitasnya amat wangi. Kerap nongol di majalah juga tivi, tour Jawa - Bali konstan tanpa henti.  Namun setelahnya,  beringsut sirna tak tentu rimbanya. Kuartet beranggotakan Marshello (biduan, harmonika), Wiz (gitar), Morris (drum) dan Zio (bas betot) ini begitu saja hilang dari peredaran. Where are they now?


Kabar terakhir yang saya dengar sih Zio sejak beberapa bulan belakangan sedang berada di jazirah Arab, ngamen dengan sebuah band Top 40. Dan adiknya, Morris, cenderung mengurangi aktivitas bermusik, lebih asyik menikmati hidup bersama pacar barunya. Yang sesekali masih muncul---minum bir dingin seraya bergaul, tepatnya---di acara-acara musik lokal cuma Wiz dan Marshello. Itu pun sekadar menonton, bukan menjadi yang ditonton. Dari bincang-bincang kecil saat bertemu tersebut setiap kali ditanyakan kabar tentang The Hydrant, respons yang muncul adalah semacam: "istirahat dulu", atau: "sementara vakum", atau agak detail tapi belum memuaskan keingintahuan: "sibuk dengan projek masing-masing". Oh well, ok, dude, sure.
Sampai kemudian beberapa minggu silam saya dan Wiz meluangkan waktu minum kopi bareng sekalian ngobrol soal kelanjutan The Hydrant. Kabar termutakhir ternyata oh-sangat mengejutkan: dua bersaudara, Zio dan Morris, resmi mengundurkan diri. Bukan itu saja, Jappy, manajer yang mendampinginya sejak era awal---serta mendorong perubahan nama "Hydra" menjadi "The Hydrant", juga meletakkan jabatannya. Ketiganya memutuskan keluar dengan damai, berpisah baik-baik. Holy sh*t, The Hydrant bubar dong? Wiz tegas menjawab, "Tidak. The Hydrant tetap eksis". Menurut Wiz, band yang sempat bernaung di bawah EMI Indonesia ini akan dinahkodai oleh dirinya dan Marshello. Departemen bas serta drum hingga waktu yang belum ditentukan akan diisi oleh additional musician (sampai tulisan ini dibuat, Iwan dari Pandawa Band dimintai bantuan memegang bas dan Metta dari Jeanie pada drum). Formasi temporer ini telah sempat uji coba perdana di sebuah konser di Denpasar 2 minggu lalu. Belum memenuhi harapan, memang (score: 7 out 10). Masih harus banyak dipoles, terutama di drum. Maklumlah, Metta sejatinya adalah anak metal. Baginya memainkan Rockabilly tentu perlu penyesuaian masif. Kita tunggu apa Metta, yang di skena Metal lokal merupakan salah satu penggebuk drum paling bersinar, bisa sukses beradaptasi dengan Rockabilly.

The Hydrant formasi awal - dari kiri ke kanan: Zio, Wiz, Marshello, Morris
Nah, untuk membunuh kerinduan sejawat semua terhadap The Hydrant, Wiz dan Marshello berbaik hati bersedekah kepada Musikator 2 tembang yang belum pernah dirilis sebelumnya. Walau mixing-nya dikerjakan di studio kelas rumahan oleh Iwan, tapi kualitasnya lumayanlah. Berikut deskripsinya:

1. The Road of My Life 
Lirik: Morris - Musik: Morris dan The Hydrant
The Hydrant, yang biasanya riang bersinar benderang, kali ini mencoba mengakrabi sisi gelap Rockabilly. Dan mereka mampu meningkahinya dengan amat baik. Di sini The Hydrant sanggup menunjukkan kelasnya sebagai suri tauladan Republik Rockabilly Indonesia. Awesome, kats!

2. Easy Come #38; Easy Go
Lirik #38; Musik: Wiz
Lagu yang sebenarnya sudah ready-to-go sejak awal 2007. Wiz bilang tembang ini terinspirasi oleh petualangan asmara you-know-who sesama anggota band di The Hydrant. Wiz pula menggarisbawahi isian drum yang cruisin' bangeetts...
Pomp 'n stomp, y'all!


*Foto band merupakan kontribusi dari Jappy
*Baca juga: Pompadour d'Amour




</itunes:summary>
		<itunes:keywords>News,,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/The%20Hydrant%20-%20The%20Road%20of%20My%20Life.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
		<item>
		<title>THE LAST ONE</title>
		<link>http://www.musikator.com/the-last-one/</link>
		<comments>http://www.musikator.com/the-last-one/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 01:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudolf Dethu</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bands]]></category>

		<category><![CDATA[Metal]]></category>

		<category><![CDATA[Punk Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.musikator.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[
Sejatinya THE LAST ONE telah berkiprah sejak November 2005, memulainya dari Pondok Gede, Jakarta Timur. Setelah sempat tampil di beberapa kesempatan&#8212;di antaranya Parc, klub musik legendaris di bilangan Jakarta Selatan yang kini sudah almarhum&#8212;The Last One memutuskan vakum akibat salah satu personelnya terjegal perkara cannabis sativa. Ketika Albar Tikam, sang biduan, pindah menetap di Bali, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.musikator.com/the-last-one/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.musikator.com/audio/The%20Last%20One%20-%20Awas%20Awas.mp3" length="1" type="audio/mpeg" />
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Sejatinya THE LAST ONE telah berkiprah sejak November 2005, memulainya dari Pondok Gede, Jakarta Timur. Setelah sempat tampil di beberapa kesempatan---di antaranya Parc, klub musik ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Sejatinya THE LAST ONE telah berkiprah sejak November 2005, memulainya dari Pondok Gede, Jakarta Timur. Setelah sempat tampil di beberapa kesempatan---di antaranya Parc, klub musik legendaris di bilangan Jakarta Selatan yang kini sudah almarhum---The Last One memutuskan vakum akibat salah satu personelnya terjegal perkara cannabis sativa. Ketika Albar Tikam, sang biduan, pindah menetap di Bali, keinginan untuk menghidupkan The Last One perlahan menyeruak. Pertengahan 2007 The Last One, dengan formasi sementara, mulai aktif tampil di beberapa pertunjukan musik di Bali macam Kuta Food Fest, ultah The Hydrant, di Twice Bar, dsb. Kontingen yang menyebut dirinya pengusung aliran Rock 'n' Roll Ethno Metal Punk ini akhirnya pada 13 Juni 2008 merilis album perdananya, Guard of Hell, dengan formasi paling kini: Albar Tikam, Pitzi, Chally, Ary, dan Roger.

_____________________

ARTIST DETAILS
Nama: THE LAST ONE
Tanggal/Tahun Berdiri : 6 November 2005
Genre: Rock n' Roll Ethno Metal Punk

Personnel:
1. Pitzi (vokal)
2. Albar Tikam (vokal, gitar)
3. Chally (gitar utama)
4. Ary (bas)
5. Roger (drums)

CONTACT
Manajer: Pitzi
Ponsel: +62818551839 / +628159691475
E-mail:
pitzimudita@hotmail.com
thelastone05@yahoo.com
zurya@massivevibrations.com (Public Relation)
Website/MySpace/Friendster:
http://www.myspace.com/thelastone05
http://apps.facebook.com/ilike/artist/TheLastOne
http://www.ilike.com/artist/TheLastOne
Address: Rabio piercing #38; tattoo studio, jl. Raya basangkasa No.10, Seminyak, Kuta 80361- Bali

DISKOGRAFI
1. Guard of Hell
Produser: The Last One
Label: self-released
Rilis: 2008

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: Soulfly, Exploited, Sepultura, Lamb Of God, Pantera, Napalm Death, Motorhead

____________________________

LISTEN AND DOWNLOAD THE LAST ONE

</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bands,,Metal,,Punk,Rock</itunes:keywords>
		<itunes:author>robinmalau@gmail.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	<media:content url="http://www.musikator.com/audio/The%20Last%20One%20-%20Awas%20Awas.mp3" fileSize="1" type="audio/mpeg" /></item>
	<media:credit role="author"></media:credit><media:rating>nonadult</media:rating><media:description type="plain"></media:description></channel>
</rss>
